
PURWAKARTA, RAKA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Purwakarta melibatkan 170 anggota Pramuka Penegak dalam kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sebanyak 170 Pramuka Penegak tersebut berasal dari 17 Kwartir Ranting se-Kabupaten Purwakarta. Setiap kwartir ranting mengirimkan 10 anggota untuk mendukung pelaksanaan pengamanan di berbagai titik. Personel juga diperkuat oleh Satuan Karya (Saka) Pramuka Bhayangkara Polres Purwakarta.
Selama masa Nataru, para Pramuka akan bertugas secara bergiliran di pos-pos pengamanan dan pelayanan. Mereka akan bersinergi dengan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta relawan lainnya dalam membantu pengaturan lalu lintas, pemberian informasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Purwakarta, Sadiyah, menyampaikan secara langsung bahwa keterlibatan Pramuka dalam pengamanan Nataru merupakan bagian dari pembinaan anggota.
“Pada momentum Natal dan Tahun Baru, kami melibatkan Pramuka agar mereka terbiasa melayani masyarakat dan siap menghadapi kondisi di lapangan,” ujarnya, Rabu (24/12).
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Pramuka di tengah masyarakat merupakan wujud peran sosial Gerakan Pramuka. Menurut Sadiyah, Pramuka tidak hanya menjalankan kegiatan kepramukaan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan pelayanan publik.
“Penugasan Pramuka diprioritaskan di wilayah yang selama libur akhir tahun kerap mengalami peningkatan aktivitas dan kepadatan arus lalu lintas, seperti Pasar Jumat, Cikopo, Sadang, Ciganea, kawasan Perugaan Haji Iming, dan Pos Jalan Pembaharuan,” jelasnya.
Melalui keterlibatan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Purwakarta berharap pengamanan Nataru di wilayah Purwakarta dapat berjalan lebih tertib dan lancar, sekaligus memberikan pengalaman lapangan bagi para anggota Pramuka Penegak.
“Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Gerakan Pramuka hadir untuk memberikan kontribusi nyata,” pungkas Sadiyah. (yat)



