HEADLINEKarawang
Trending

19 Desa di 12 Kecamatan di Karawang Terdampak Banjir, Ini Rinciannya

Radarkarawang.id– Banjir dan rob meluas di Kabupaten Karawang. Ada 19 desa di 12 kecamatan di Karawang terdampak banjir, ini rinciannya.

Data BPBD Kabupaten Karawang, Senin (8/12), dari 19 desa di 12 kecamatan, 2.679 rumah, 11.091 jiwa dan 6.139 KK terdampak.

Di wilayah perkotaan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat yang terparah, namun kondisi airnya kini mulai menunjukkan penurunan pada Senin (8/12).

Ketinggian air yang sebelumnya sempat menggenangi pemukiman kini berangsur surut, termasuk akses jalan yang sempat terputus pun sudah dapat dilalui.

Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Usep Supriyatna, mengatakan kondisi di lapangan mulai membaik dan sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Ketinggian banjir saat ini berkisar antara 50 sampai 120 sentimeter. Jumlah warga terdampak dan pengungsi pun menurun,” katanya, Senin (8/12).

Baca Juga: Sekolah Siaga Kependudukan

Banjir masih merendam sejumlah dusun di Desa Karangligar dengan dampak yang bervariasi. “Di Dusun Pengasinan RT 002 RW 002,” paparnya.

Banjir setinggi 50 sentimeter merendam 10 rumah. Terdapat 34 jiwa dari 12 KK yang terdampak, termasuk 2 balita. “Sementara fasilitas umum yang terkena dampak yakni satu PAUD dan satu masjid,” paparnya.

Di RT 003 RW 001, ketinggian 80 sentimeter. Sebanyak 22 rumah terendam dan berdampak pada 62 jiwa dari 24 KK.

“Termasuk 2 balita dan 1 bayi. Satu musola juga turut terdampak.  Di RT 004 RW 001, ketinggian air berada di angka 50 sentimeter.”

73 rumah terendam total 238 jiwa dari 79 KK. “Di dalamnya 7 balita dan 2 bayi dan satu sekolah,” paparnya.

Banjir yang terjadi dengan ketinggian tertinggi terjadi di Dusun Kampek RT 005 RW 002, di mana air mencapai 120 sentimeter.

Tonton Juga: Jalan Parakan Langganan Banjir

“Sebanyak 61 rumah terdampak dengan total 220 jiwa dari 83 KK. Termasuk 12 balita dan 1 bayi. Satu musola juga ikut terendam,” jelasnya.

Sebagian warga, Usep menambahkan, masih berada di dua titik pengungsian yang sudah BPBD dan pemerintah desa siapkan di sekitar lokasi.

“Sebanyak 120 jiwa, termasuk 19 balita dan 4 bayi, mengungsi di rumah-rumah pinggiran irigasi. Sementara 70 jiwa lainnya berada di Masjid Jami Al-Ikhlas, termasuk 4 balita,” terangnya.

BPBD Kabupaten Karawang, Usep menambahkan lagi, telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari evakuasi warga terdampak hingga pendirian posko pelayanan.

“Kami membuka layanan cek kesehatan, menyediakan dapur umum, serta memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi,” tutupnya.  

Berikut data wilayah terdampak banjir: Kecamatan Telukjambe Barat: Desa Karangligar. Kecamatan Karawang Barat: Kelurahan Nagasari, Kelurahan Tanjungmekar dan  Karawang Kulon.

Kecamatan Cilamaya Wetan: Desa Sukakerta. Kecamatan Cilamaya Kulon: Desa Sukajaya. Kecamatan Tirtajaya: Desa Tambaksari. Kecamatan Cilebar: Pusakajaya Utara dan Mekarpohaci.

Kemudian Kecamatan Cibuaya: Desa Sedari. Kecamatan Pangkalan: Desa Medalsari. Kecamatan Tempuran terdiri Desa Ciparagejaya dan Desa Sumberjaya. Kecamatan Pedes: Desa Sungaibuntu. Terakhir, Kecamatan Pakisjaya: Desa Tanjungpakis. (zal)

Related Articles

Back to top button