HEADLINE
Trending

2.398 UMKM Dapat Alat Produksi

Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

KARAWANG, RAKA — Sejumlah warga Kabupaten Karawang terlihat mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang pada Senin (22/12) untuk mengambil bantuan alat produksi.

Program ini merupakan bagian dari upaya Dinas Koperasi dan UMKM untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Karawang, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing para pelaku usaha lokal.‎

‎Salah satu penerima bantuan Yanti, warga Kecamatan Cikampek, mengaku sangat senang dapat menerima bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan proposal bantuan alat berupa freezer untuk usaha kulinernya, dan hari ini akhirnya dapat mengambil bantuan tersebut di kantor Dinas Koperasi dan UMKM.

‎“Hari ini saya datang bersama warga lainnya yang juga mendapatkan bantuan. Saya sangat senang sekali bisa menerima alat ini,” katanya, kepada Radar Karawang, Senin (22/12).

‎‎Yanti menjelaskan, bahwa freezer tersebut akan digunakan untuk menyimpan berbagai bahan baku dalam pembuatan seblak, seperti sosis, sayuran, dan bahan lainnya.

Menurutnya, keberadaan alat produksi ini sangat membantu dalam menjaga kualitas bahan baku dan memudahkan proses produksi, sehingga usaha kulinernya bisa berjalan lebih efisien.

‎“Dengan bantuan ini, usaha saya bisa lebih lancar. Bahan baku tetap segar dan bisa disiapkan kapan saja dibutuhkan. Program ini jelas sangat mendukung para pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di bidang kuliner,” ungkapnya.

‎‎Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Karawang Leony mengatakan, verifikasi proposal pengajuan dilakukan secara ketat mengingat banyaknya jumlah penerima.

‎Diteruskannya juga, total ada 2.398 pelaku UMKM yang akan menerima bantuan di tahun ini. Bantuan alat ini, kata Leony, tidak hanya bertujuan untuk mendukung produksi, tetapi juga mendorong transformasi usaha mikro menjadi usaha kecil. ‎

“Kami ingin para pelaku usaha bisa naik kelas. Ketika alat bantu produksi tersedia, kapasitas meningkat, omzet naik, dan harapannya bisa menyerap tenaga kerja tambahan,” tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button