
radarkarawang.id – Sekitar 50 siswa SMP dikirim ke tempat latihan Kostrad di Sanggabuana,Karawang. Para siswa ini akan mengikuti pelatihan bela negara. Peserta program pendidikan bela negara itu berasal dari 42 SMP.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang memberangkatkan 50 siswa SMP ke Resimen Latihan dan Pertempuran Kostrad, Sanggabuana Karawang.
“Ada 50 pelajar SMP yang diberangkatkan untuk mengikuti program pendidikan bela negara ke Menlatpur (Resimen Latihan dan Pertempuran) Kostrad Sanggabuana,” katanya, saat pemberangkatan siswa, di komplek Pemkab Karawang, Minggu (7/12).
Aep menambahkan, 50 pelajar yang dikirim ke Menlatpur Kostrad Sanggabuana Karawang itu sudah mendapat persetujuan dari orang tuanya masing-masing. Program bela negara tersebut berisi materi wawasan kebangsaan bersama TNI, pendidikan agama oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Karawang.
Melalui program pendidikan bela negara ini, lanjut bupati, para pelajar akan mengikuti pembinaan oleh jajaran TNI terkait dengan peningkatan karakter, kedisiplinan dan wawasan kebangsaan. Pelaksanaan program pendidikan bela negara tersebut akan berlangsung selama sepekan. “Dari 50 peserta, ada tiga peserta yang merupakan pelajar putri,” terangnya.
Para peserta program pendidikan bela negara itu terpilih melalui proses evaluasi terkait dengan catatan kedisiplinan serta perilaku siswa. Penentuannya dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling, wali kelas, serta kepala sekolah. “Jadi penetapan peserta itu tidak dilakukan sembarangan. Sekolah sudah melakukan penilaian mendalam terhadap pelajar yang dinilai memerlukan pembinaan. Orang tua juga turut dilibatkan, dan seluruhnya memberikan persetujuan,” terangnya.(asy)



