
PURWAKARTA, RAKA – Minat warga Kabupaten Purwakarta untuk menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 meningkat tajam. Tercatat sebanyak 110 orang mendaftar pada proses seleksi yang dibuka November 2025, jumlah yang dinilai cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 93 orang memilih posisi PPIH Arab Saudi, 10 orang mendaftar sebagai pembimbing ibadah kloter, dan 7 orang mencoba peruntungan sebagai ketua kloter.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, menyampaikan bahwa tingginya jumlah pendaftar menunjukkan meningkatnya semangat masyarakat dalam ikut serta memberikan pelayanan kepada jamaah haji.
“Total pendaftar petugas haji di Kabupaten Purwakarta sebanyak 110 orang. Ini bukti bahwa antusiasme warga terhadap tugas pelayanan haji terus tumbuh,” ujarnya, Kamis (4/12).
Namun, seleksi administrasi menyaring pendaftar menjadi hanya 51 orang yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya. Mereka terdiri dari 6 calon ketua kloter, 6 calon pembimbing ibadah, dan 39 calon petugas PPIH Arab Saudi.
Syamsi juga menjelaskan bahwa 59 peserta dinyatakan tidak lulus administrasi atau memilih mengundurkan diri. “Jadi yang mengikuti CAT hari ini sebanyak 51 orang,” ungkapnya.
Dalam kegiatan Pembukaan Seleksi Tahap 1 PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 1447H/2026, Syamsi menyampaikan pesan langsung dari Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf.
Ia mengatakan bahwa Menteri meminta peserta menjadikan proses seleksi sebagai bentuk ikhtiar terbaik, bukan sebagai kompetisi semata. Peserta diminta menanamkan niat tulus bahwa tugas petugas haji adalah bentuk pelayanan mulia.
Menurut Syamsi, Menteri Haji dan Umrah juga mengingatkan agar peserta mempersiapkan diri secara teknis dan mental.
“Tugas ini membutuhkan ketelatenan, empati, dan kemampuan menghadapi situasi jamaah di lapangan,” ucapnya.
Syamsi mengungkapkan bahwa kementerian siap memberikan dukungan fasilitas, pendampingan, dan koordinasi agar kualitas pelayanan jamaah haji Indonesia terus meningkat.
Ia juga menegaskan bahwa melalui proses seleksi yang ketat, pihaknya berharap petugas yang terpilih mampu memberikan layanan yang aman, nyaman, dan khusyuk kepada jamaah. Selain itu harapan besar diberikan kepada para peserta untuk mampu mengangkat martabat Indonesia di mata dunia melalui pelayanan terbaik.
Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 110 orang dan hanya 51 yang melanjutkan ke tahap CAT, seleksi petugas haji di Purwakarta tahun ini menunjukkan semakin ketatnya persaingan di tengah meningkatnya minat masyarakat. (yat)



