
PURWAKARTA, RAKA – Jalan Kabupaten Purwakarta belum semuanya mulus, setidaknya masih ada 776,385 kilometer yang rusak. Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) menegaskan bahwa evaluasi menjadi kunci dalam memastikan efektivitas pembangunan daerah.
Penekanan itu ia sampaikan pada Apel Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta, Rabu (3/12).
Dalam kesempatan tersebut, Om Zein menyoroti perlunya meninjau ulang proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang telah berjalan.
Menurutnya, usia 80 tahun Pekerjaan Umum merupakan momentum tepat untuk melakukan refleksi menyeluruh terhadap capaian, kebutuhan, serta arah pembangunan ke depan.
Baca Juga: Bersih-bersih Saluran Air
Om Zein juga menyoal jalan kabupaten sepanjang 776,385 kilometer yang masih perlu perbaikan. Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk merenung dan menargetkan penyelesaian pembangunan secara efektif.
“Harus ada target yang jelas. Jika dalam tiga tahun ke depan fokus pada pembangunan jalan, maka tahun keempat kita tidak perlu lagi membahasnya. Begitu pula dengan drainase. Harus ada target yang terukur,” ujarnya.
Om Zein juga menyoroti peran strategis DPUTR dalam menentukan kemajuan Purwakarta. Ia menekankan pentingnya ketegasan dalam sikap dan perencanaan.
“Ketika membangun jalan, jangan hanya sedikit-sedikit. Selesaikan semuanya agar tidak menjadi pekerjaan yang berulang setiap tahun,” ucap Om Zein.
Selain itu, ia mendorong peningkatan fasilitas alat berat DPUTR agar tidak selalu bergantung pada pihak ketiga. Adapun terkait pengawas proyek, lanjutnya, agar diisi oleh tenaga ahli yang kompeten.
Tonton Juga: Bapak Dan Anak Mendadak Bisu
“Pengawas harus benar-benar ahli. Proyek swasta seringkali lebih murah dan hasilnya lebih bagus daripada proyek pemerintah. Ini adalah tugas konsultan pengawas untuk memastikan kualitas pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti PU ini adalah momentum untuk memaknai semangat perjuangan para pekerja PU dalam mempertahankan Gedung Sate pada 3 Desember 1945.
“Semangat perjuangan ini harus terus menginspirasi kita dalam melaksanakan pembangunan,” ujarnya.
Didi juga menegaskan komitmen DPUTR untuk mewujudkan visi misi Bupati Purwakarta dalam tiga tahun ke depan, yaitu jalan harus “leucir” tanpa ada lagi yang rusak.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur, bukan hanya sekadar membangun jalan, jembatan, dan irigasi, tetapi juga memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Saat ini, kemantapan jalan atau dalam kondisi baik mencapai 39,54 persen,” ucap Didi. (yat)



