Karawang
Trending

Gegara Kartun Nufail Gemar Sepatu Roda

KARAWANG, RAKA – Berawal dari sering menonton kartun the flash kemudian muncul keinginan untuk dapat berlari dengan kencang, akhirnya mulai tertarik dan menekuni bidang olahraga sepatu roda.

Muhammad Nufail Akbar, Siswa SMA Negeri 1 Karawang telah berhasil membawa 3 piala sekaligus untuk 3 nomor yang berbeda di olahraga sepatu roda. Ia menjelaskan dua piala juara 1 diperoleh dari nomor sprint 500 meter dan relay 3000 meter. Kemudian untuk nomor 10 kilometer dirinya hanya mampu meraih posisi ketiga.

“Dapat juara 1 untuk nomor tim sprint 500 meter, relay 3000 meter dan juara 3 untuk nomor 10 kilometer. Kesulitan aku di jarak jauh karena nafasnya kurang kuat, setiap latihan sering jogging lebih lama dulu,” ujarnya Senin (14/10).

Awal ketertarikan dengan olahraga ini sejak SD kelas II. Saat itu Nufail sering menonton salah satu kartun dengan tokoh yang dapat berlari dengan kencang. Kemudian mulai mencoba untuk berlatih sampai akhirnya mencintai bidang olahraga yang kini telah mampu membawa namanya perlahan mulai diperhitungkan. Seusai pulang sekolah dan membersihkan diri, Nufail mulai untuk latihan.

“Sudah dari SD kelas II, karena awalnya mencoba tapi semakin ke sini semakin tertarik. Waktu kecil sering melihat film kartun the flash yang bisa lari kencang dan cepat akhirnya mencoba. Alhamdulillah sangat di dukung sama orangtua selama ini. Sehabis pulang sekolah langsung latihan, latihan dari jam 17.30 sampai 21.00,” jelasnya.

Meski berhasil membawa 3 juara di 3 nomor yang berbeda, namun untuk nomor favorit masih ada di kecepatan 200 meter. Saat proses seleksi nomor ini, waktu yang diperoleh melebihi dari target. Melalui olahraga ini, ia telah mampu menghasilkan pundi-pundi uang sendiri.

“Ada nomor favorit aku di kecepatan 200 meter, tapi pernah ada kejadian tertukar perolehan waktu yang di dapat jadi waktunya jauh dari target. Biasanya target aku itu 19 detik 1 second, tapi jadi lebih dari 20 detik. Kalau untuk yang 10 kilometer sistemnya eliminasi, jadi yang urutan paling belakang akan dibuang. Mungkin akan ditekuni, karena dari olahraga ini bisa dapat sedikit uang receh. Sudah pernah ikut perlombaan di PORDA, PON,” tutupnya (nad).

Related Articles

Back to top button