HEADLINE
Trending

Marak Tawuran Hanya untuk Konten

Radarkarawang.id – Warga Dawuan, Kecamatan Cikampek geram dengan maraknya tawuran di Jalan Ahmad Yani Dawuan, Kecamatan Cikampek.

Tawuran yang dilakukan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah tersebut, diduga hanya untuk konten.

Pembuatan konten tawuran tersebut terjadi hampir setiap 2 hari sekali di jalan tersebut.

Warga sekitar Robi (45) mengatakan, perang yang terjadi di Jalan Jalan Ahmad Yani Dawuan, Kecamatan Cikampek pada Kamis pagi (20/3) sekitar pukul 01.30 WIB bukanlah bener-benar perang, hanyalah konten perang.

“Jadi mereka hanya saling lempar batu dan petasan dan ada orang dewasanya yang mengarahkannya. Kalau benar-benar perang harusnya ada korban, tidak pernah ada korban,” katanya, kepada Radar Karawang, Kamis (20/3).

Menurutnya, pembuatan konten perang tersebut sudah terjadi sejak menjelang bulan Ramadan, sampai saat ini pembuatan konten perang tersebut masih terus ada. Biasanya mereka membuat konten perang setiap dua hari sekali.

“Sebelum membuat konten perang biasanya mereka berkumpul terdahulu, lalu menelpon lawannya untuk memberitahukan bahwa sudah ada di lokasi. Ketika semuanya sudah ada di lokasi semua baru melakukan pembuatan kontek perang,” paparnya.

Baca Juga : Unit Pengumpul Zakat Unsika Santuni 200 Anak Yatim dan Duafa

Menurutnya, mereka yang membuat konten perang tersebut adalah warga luar, meskipun tidak ada kerusakan yang terjadi akibat pembuatan konten perang tersebut, namun para pedagang merasa tidak nyaman.

“Ya, walaupun tidak ada kerusakan, tapi meresahkan masyarakat saja. Ya, dengan konten perang saya sendiri harus menutup tempat dagang terlebih dahulu, karena takut salah sasaran juga pada saat mereka melemparkan batu atau petasan,” ungkapnya.

Disampaikannya, semenjak adanya pembuatan konten perang tidak pernah akan pihak kepolisian yang membubarkannya. Mereka yang membuat konten tawuran biasanya membubarkan dirinya setelah membuat konten tersebut.

Tonton Juga : PELATIH LEGENDARIS KOPASSUS ANGKATAN PERTAMA

“Harusnya masyarakat dan kepolisian pada saat mereka membuat kontek perang harusnya amankan. Agar konten perang ini tidak kembali dibuat mereka,”ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfimasi kepada Kanit Reskrim Polsek Cikampek AKP Abdul Wahad, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.(zal)

LOKASI TAWURAN: Jalan Ahmad Yani Dawuan, Kecamatan Cikampek, diduga sering dijadikan lokasi pembuatan konten tawuran yang dilakukan sekelompok remaja saat Ramadan.

Related Articles

Back to top button