
radarkarawang.id – Setelah proses pembangunan underpass Warungbambu berlangsung, bupati segera bangun underpass di Cikampek. Hal ini untuk meminimalisir kemacetan di area perlintasan kereta api.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengungkapkan bahwa terdapat tiga perlintasan kereta api yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan di Kabupaten Karawang, yakni perlintasan Cikampek, Kosambi, dan Tuparev. Ketiga lokasi tersebut kerap menimbulkan antrean panjang kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk ketika frekuensi perjalanan kereta meningkat.
Menurut Aep, Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini memfokuskan rencana pembangunan underpass di dua titik utama, yaitu perlintasan Cikampek dan Tuparev, namun yang paling diutamakan perlintasan Cikampek. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan tingkat kepadatan lalu lintas dan dampak kemacetan terhadap aktivitas masyarakat.
“Untuk perlintasan Cikampek, kami mendapat laporan langsung dari kepala desa setempat. Kemacetan di sana sudah sangat sering terjadi dan antreannya cukup panjang. Ini tentu mengganggu kenyamanan warga yang melintas setiap hari,”katanya, Kamis (11/12).
Ia menjelaskan, bahwa pembangunan underpass membutuhkan anggaran yang tidak kecil mengingat luas dan kompleksitas struktur perlintasan kereta api. Untuk itu, Aep telah menginstruksikan Kepala Dinas PUPR Karawang agar segera melakukan penghitungan detail kebutuhan biaya proyek tersebut.
“Perlintasan rel kereta api Cikampek luas, jadi anggarannya tentu besar. Perkiraan sementara sekitar Rp 40 miliar. Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk menghitung secara lebih rinci agar kita bisa menyiapkan langkah selanjutnya,” jelasnya.
Aep menambahkan, apabila perhitungan dan penganggaran sudah rampung serta dana tersedia, Pemkab Karawang siap memulai pembangunan underpass tanpa menunda. Ia berharap proses pembangunan dapat direalisasikan pada tahun 2027.
“Kalau nanti anggarannya ada, kita akan langsung bangun. Mudah-mudahan pada 2027 kita sudah bisa memulai konstruksinya. Harapannya, lalu lintas menjadi lebih lancar dan masyarakat bisa melintas dengan lebih nyaman dan aman,”tutupnya. (zal)



