
PURWAKARTA, RAKA – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Bungursari. Melalui program ini, warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dasar tanpa dipungut biaya.
Kepala Puskesmas Bungursari, Agus Sugiarto, mengatakan bahwa pelayanan CKG difokuskan untuk kegiatan skrining atau deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang mungkin diderita oleh warga.
Menurutnya, kegiatan ini bukan pengobatan, melainkan pemeriksaan kesehatan umum untuk mengetahui kondisi tubuh masyarakat.
“Program ini tujuannya bukan untuk pengobatan, tetapi untuk skrining penyakit. Jadi masyarakat bisa tahu lebih awal kondisi kesehatannya, apakah ada potensi penyakit tertentu yang perlu ditindaklanjuti,” ujar Agus beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, hingga 29 Oktober 2025, sebanyak 5.596 warga Kecamatan Bungursari telah mengikuti program CKG di Puskesmas setempat. Kegiatan pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga dengan sistem jemput bola ke berbagai lokasi.
“Kita bisa turun langsung ke desa, sekolah, atau kegiatan-kegiatan massal seperti peresmian, pertemuan warga, dan lainnya. Di sana kita lakukan pemeriksaan kesehatan dasar agar menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini sendiri merupakan program nasional unggulan yang mulai dilaksanakan secara bertahap sejak awal tahun 2025 di berbagai daerah Indonesia.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, berat badan, tinggi badan, serta konsultasi kesehatan umum.
Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, program CKG diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendorong pencegahan penyakit sejak dini di wilayah Kecamatan Bungursari. (yat)



