
PURWAKARTA, RAKA – Puskesmas Wanayasa memanfaatkan ruang tunggu pelayanan sebagai sarana edukasi kesehatan melalui kegiatan SIGESIT WANAYASA (Sesi Informasi dan Edukasi Kesehatan). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Edukasi kesehatan kali ini mengangkat tema “Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Ibu Hamil dan Remaja serta Bahaya Hipertensi”. Materi disampaikan langsung oleh Riany Hijrah, selaku pemegang Program Anak Usia Sekolah dan Remaja Puskesmas Wanayasa.
Sasaran kegiatan mencakup pengunjung puskesmas yang tengah menunggu pelayanan, khususnya ibu hamil, remaja, serta anggota keluarga yang mendampingi.
Dalam pemaparannya, Riany menjelaskan bahwa konsumsi tablet tambah darah (TTD) menjadi kebutuhan penting bagi ibu hamil untuk mencegah anemia. Anemia pada masa kehamilan dinilai tidak bisa dianggap sepele karena dapat berdampak pada kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan dan perkembangan janin.
“Tablet tambah darah sebaiknya dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran, karena fungsinya bukan hanya untuk ibu hamil, tetapi juga sangat penting bagi remaja sebagai persiapan kesehatan sejak dini,” kata Riany, Rabu (28/1).
Ia juga menekankan bahwa remaja, terutama remaja putri, dianjurkan rutin mengonsumsi TTD sebagai upaya pencegahan anemia sejak usia sekolah. Langkah tersebut dinilai berperan dalam mendukung pertumbuhan optimal serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar.
Selain membahas anemia, SIGESIT WANAYASA turut menyoroti bahaya hipertensi yang kerap tidak disadari karena sering muncul tanpa keluhan. Riany mengingatkan bahwa hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan kesehatan serius lainnya.
“Sering kali tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa tekanan darah secara rutin dan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang,” ujarnya.
Untuk itu, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan seimbang, membatasi konsumsi garam, rutin beraktivitas fisik, hingga melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Penyampaian informasi kesehatan secara langsung di ruang tunggu dinilai efektif karena mudah dipahami dan relevan dengan kondisi sehari-hari masyarakat.
Melalui SIGESIT WANAYASA, Puskesmas Wanayasa terus mendorong pendekatan promotif dan preventif dengan menghadirkan edukasi kesehatan yang dekat dengan masyarakat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan secara berkelanjutan. (yat)



