Karawang
Trending

Trauma Healing Anak-anak Desa Karangligar

KARAWANG, RAKA- Polres Karawang menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan menggelar kegiatan trauma healing di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Senin (2/2). Kegiatan pendampingan psikososial tersebut dimulai pukul 13.00 WIB dan menyasar masyarakat yang mengalami tekanan mental pascabencana.‎

‎Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, trauma healing menjadi bagian penting dari upaya pemulihan warga, khususnya anak-anak dan keluarga yang terdampak langsung oleh banjir.

“Kami ingin memastikan kondisi psikologis warga tetap terjaga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan motivasi, pendampingan, dan dukungan moril agar bisa kembali bangkit,”katanya, Senin (2/2).

‎Selain pendampingan mental, sambungnya, Polres Karawang juga menyalurkan bantuan kemanusiaan di posko pengungsian. Bantuan tersebut berupa makanan untuk anak-anak serta ratusan pakaian layak pakai bagi anak-anak dan orang dewasa.

‎‎Salah satu warga terdampak Yayat mengaku, terbantu dengan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran tim trauma healing membuat anak-anak lebih terhibur di tengah situasi sulit. ‎

“Anak-anak jadi lebih ceria setelah ikut kegiatan ini. Beban psikologis mereka akibat banjir sedikit berkurang. Kami sangat berterima kasih kepada Polres Karawang,”terangnya.

‎Kegiatan dipimpin langsung Kabag SDM Polres Karawang Kompol Dadan Sudirman bersama jajaran Bag SDM, termasuk Kasubbag Binkar, Paur Subbagdalpers serta personel lainnya. ‎Data di lapangan mencatat, banjir di Desa Karangligar berdampak pada 332 rumah dan 1.346 jiwa.

Pendekatan humanis dilakukan melalui komunikasi interaktif dan aktivitas yang menenangkan guna membantu pemulihan kondisi mental warga. ‎

Polres Karawang menegaskan akan terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi sosial kemanusiaan saat terjadi bencana. (zal)

Related Articles

Back to top button