Purwakarta
Trending

Rancadarah–Gurudug Ditetapkan Jadi Jalan Wisata

PURWAKARTA, RAKA – Akses masyarakat Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta kini semakin mudah seiring tuntasnya pembangunan Jalan Rancadarah–Gurudug. Jalan yang sebelumnya dikenal sulit dilalui itu kini telah berubah menjadi jalur penghubung utama sekaligus ditetapkan sebagai jalan wisata.

Perubahan tersebut ditandai dengan kegiatan karya bakti yang melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta bersama prajurit Kodim 0619/Purwakarta, jajaran OPD, APDESI, para camat, serta pemerintah desa. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (4/2) dengan aksi ngosrek jalan dan penanaman 1.000 pohon buah di sepanjang jalur Rancadarah–Gurudug, Kecamatan Pondoksalam.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) mengatakan, jalan ini memiliki nilai strategis sekaligus keindahan alam yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.

“Jalannya lebar, pemandangannya indah. Di kanan kiri kawasan Perhutani, dan di kejauhan terlihat Gunung Parang, terutama di pagi hari. Sangat layak dijadikan jalan wisata,” ujar Om Zein, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan, pembangunan Jalan Rancadarah–Gurudug merupakan kelanjutan dari pembukaan jalan yang sebelumnya pernah dilakukan, namun sempat tertunda.

“Dulu jalan ini pernah dibuka atas inisiatif Kang Dedi Mulyadi, lalu sempat terhenti. Beberapa tahun terakhir kita lanjutkan kembali melalui karya bakti TNI bersama Kodim dan Pemerintah Daerah, dan sekarang sudah selesai,” katanya.

Atas dasar potensi dan nilai historis tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta menetapkan jalur ini sebagai Jalan Wisata KDM, sekaligus sebagai penguat identitas kawasan dan penghargaan terhadap inisiator awal pembangunan.

Selain memperlancar akses, penanaman 1.000 pohon buah di sepanjang kurang lebih lima kilometer jalan dimaksudkan untuk menciptakan jalur yang rindang, produktif, dan berkelanjutan.

“Kita tanam pohon supaya jalan ini hijau, rindang, dan berbuah. Nantinya bisa dinikmati bersama, sekaligus mendukung aktivitas olahraga dan wisata alam,” ungkap Om Zein.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam menjaga keberlanjutan kawasan, termasuk dengan menyusun peraturan desa agar Gurudug berkembang sebagai desa wisata.

Sebagai penunjang, Pemerintah Kabupaten Purwakarta juga merencanakan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya secara bertahap. Pada tahap awal, lima titik akan dipasang dengan catatan fasilitas tersebut dijaga dan dirawat bersama.

“Kalau aman dan tidak hilang, pasti akan kita tambah. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Bupati.
Om Zein mengingatkan para pengguna jalan agar menjaga keselamatan dan menikmati keindahan alam yang ada.

“Jalannya memang sudah bagus, tapi ini jalan wisata. Jangan kebut-kebutan, nikmati alam dan pemandangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pondoksalam, Fery Heryana, menyampaikan bahwa keberadaan Jalan Rancadarah–Gurudug membawa dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat dan pelayanan publik.

“Selama ini Desa Gurudug seolah berada di balik bukit. Akses menuju pusat Kecamatan Pondoksalam harus memutar lewat Pasawahan dan memakan waktu cukup lama. Sekarang, waktu tempuh menjadi jauh lebih singkat, sekitar lima sampai tujuh menit,” jelasnya.

Menurutnya, kemudahan akses tersebut berpengaruh langsung terhadap pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta membuka peluang ekonomi masyarakat. (yat)

Related Articles

Back to top button