
KARAWANG, RAKA- Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tahun ini kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Program ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan kepada warga sekaligus upaya meningkatkan keselamatan selama arus mudik.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan dan Pengembangan Keselamatan Dishub Karawang Yunus Kusriwanto, mengatakan, program mudik gratis tahun ini tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, namun dengan penambahan rute baru.
“Insya Allah bulan Maret, bulan depan, kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang akan membuka pendaftaran mudik gratis lagi,” katanya, kepada Radar Karawang, Selasa (10/2).
Tahun ini, sambungnya, Pemkab Karawang menyiapkan 13 kota tujuan. Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya sampai Semarang, kini rute diperluas hingga Jawa Timur dengan Surabaya sebagai tujuan terjauh.
Baca Juga : Razia Motor, Anggota Polres Karawang Malah Tangkap Pengedar Narkoba
“Adapun ke-13 kota tujuan tersebut yakni Cirebon, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya,”paparnya.
Menurutnya, untuk titik keberangkatan rencananya para peserta akan diberangkatkan dari Plaza Pemda Karawang dan akan dilepas langsung oleh Bupati Karawang bersama unsur Forkopimda. Yunus menjelaskan, penambahan rute hingga Yogyakarta dan Surabaya dilakukan karena adanya permintaan dari masyarakat Karawang.
“Salah satu alasannya memang permintaan warga Kabupaten Karawang yang ingin mudik ke Jogja dan Jawa Timur. Kalau tahun-tahun sebelumnya hanya sampai Semarang,” jelasnya.
Dari sisi persyaratan, program ini diperuntukkan khusus bagi warga Karawang. Peserta hanya perlu membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kabupaten Karawang saat pendaftaran. “Jadi KTP-nya harus KTP Karawang, sesuai data di kartu keluarga,” tegasnya.
Diteruskannya, program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, sehingga dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Dishub menyiapkan sekitar 15 unit bus dengan kapasitas angkut mencapai lebih dari 800 penumpang.
“Intinya untuk meminimalisir tingkat kecelakaan, karena biasanya banyak warga mudik menggunakan roda dua. Selain itu juga membantu dari sisi ekonomi masyarakat yang mungkin kesulitan membeli tiket,” katanya.
Terkait kuota per keluarga, Yunus menyebut tidak ada pembatasan selama masih sesuai dengan data dalam kartu keluarga. Ia mencontohkan, pada tahun sebelumnya ada satu keluarga dengan lima anak yang seluruhnya diberangkatkan.
“Selama terdaftar dalam satu kartu keluarga, bisa ikut semua. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yunus, antusiasme warga sudah mulai terlihat. Bahkan, sejak pekan lalu sudah banyak warga yang menanyakan kembali pelaksanaan mudik gratis tahun ini. “Kami jawab, programnya ada, tinggal menunggu pendaftaran dibuka saja,”tutupnya. (zal)



