
KARAWANG, RAKA- Kondisi pesisir Pantai Ciparage, Desa Ciparage, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, menuai keluhan dari para pengunjung. Pasalnya, area bibir pantai saat ini dipenuhi lumpur tebal dengan ketinggian yang mencapai lutut orang dewasa, disertai air laut yang tampak keruh kecokelatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, hamparan lumpur terlihat mendominasi sepanjang garis pantai. Para pengunjung yang hendak bermain air harus berjalan dengan hati-hati karena permukaan yang licin dan tanah yang mudah ambles. Beberapa pengunjung bahkan terlihat kesulitan melangkah saat mencoba mendekati laut.
Kondisi tersebut tentu berdampak pada menurunnya kenyamanan aktivitas wisata. Sejumlah wisatawan mengaku kecewa karena tidak dapat menikmati suasana pantai sebagaimana yang diharapkan, terutama bagi mereka yang datang bersama keluarga untuk berlibur.
“Saya datang bersama keluarga dengan harapan bisa bermain air dan menikmati suasana pantai, tapi ternyata kondisinya cukup mengecewakan. Lumpur di bibir pantai sangat dalam, sampai lutut, dan airnya juga keruh,” kata salah satu pengunjung Sodikin (40), Rabu (25/3).
Diteruskannya, anak-anak jadi tidak bisa bebas bermain karena kami khawatir keselamatannya. Semoga ke depan ada penanganan agar pantai ini bisa kembali nyaman dikunjungi. “Semoga ini menjadi perhatian pemerintah dan pengelolaan wisata. Kami ke sini bayarkan bayar, engga gratis juga,” tegasnya.
Sementara itu, pengunjung wisata lainnya Siti Dawiah (35) mengatakan, dirinya datang ke Pantai Ciparage bersama keluarga dengan harapan bisa menikmati suasana pantai dan bermain air seperti biasanya.
Namun saat tiba di lokasi, keluarganya cukup terkejut karena kondisi bibir pantai dipenuhi lumpur yang sangat tebal, bahkan mencapai lutut orang dewasa.
Hal ini tentu membuat kami kesulitan untuk berjalan, apalagi bagi anak-anak yang ingin bermain air.
Selain itu, air lautnya juga terlihat keruh sehingga menambah rasa kurang nyaman saat beraktivitas di sini.
”Awalnya anak-anak sangat antusias ingin bermain di pantai, tapi setelah melihat kondisinya seperti ini, mereka jadi ragu bahkan takut untuk turun ke air. Kami sebagai orang tua juga khawatir karena kondisi lumpur yang licin bisa saja membuat terpeleset atau terperosok. Akhirnya kami hanya bisa duduk di sekitar warung dan tidak bisa menikmati pantai secara maksimal,”terangnya.
Menurutnya, pantai ini sebenarnya memiliki potensi wisata yang bagus dan bisa menarik banyak pengunjung. Namun dengan kondisi seperti sekarang, tentu sangat disayangkan.
“Harapannya ke depan ada perhatian dari pihak pengelola atau pemerintah untuk melakukan perbaikan atau penanganan, agar Pantai Ciparage bisa kembali nyaman, bersih, dan aman untuk dikunjungi, terutama saat momen liburan seperti sekarang,” tutupnya. (zal)



