
PURWAKARTA, RAKA – Dugaan praktik premanisme diduga masih ditemukan di wilayah Kabupaten Purwakarta. Kali ini, aksi yang meresahkan tersebut dilaporkan terjadi di sekitar pintu masuk kawasan STS, yang diduga menyasar para sopir truk dengan modus pungutan liar.
Informasi tersebut mencuat setelah adanya laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Menindaklanjuti hal itu, jajaran Polres Purwakarta langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi guna memastikan kebenaran laporan sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Unit Jatanras Satreskrim bersama Piket Samapta Polres Purwakarta melakukan pengecekan langsung di lapangan. Petugas melakukan pemantauan situasi, berkoordinasi dengan warga sekitar, serta menelusuri dugaan praktik pungutan liar yang disebut-sebut meresahkan pengguna jalan, khususnya sopir angkutan barang.
Kehadiran aparat kepolisian di lokasi diharapkan mampu menekan potensi aksi premanisme yang masih terjadi, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme.
“Kami pastikan setiap aduan masyarakat menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti. Polres Purwakarta berkomitmen menindak tegas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat,” ujar Enjang, Selasa (28/4).
Ia juga menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat sangat dibutuhkan untuk menekan praktik-praktik yang merugikan tersebut.
Selain itu, Enjang mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan, baik secara langsung maupun melalui layanan pengaduan resmi Polri di nomor 110.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional,” katanya.
Dengan langkah tersebut, Polres Purwakarta berupaya memastikan wilayah tetap aman serta mencegah meluasnya praktik premanisme yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan kenyamanan warga. (yat)



