
Radarkarawang.id– Sejumlah orang tua siswa SDN Parakanmulya II Tirtamulya mengeluh, tak ikut piknik tetap bayar Rp50 ribu untuk biaya perjalanan.
Selain biaya keberangkatan sebesar Rp 250 ribu, siswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut juga tetap diminta membayar Rp 50 ribu.
Salah seorang orang tua siswa yang meminta identitasnya terpublikasi mengaku anaknya bersekolah di SDN Parakanmulya II. Menurutnya, sekolah berencana menggelar kegiatan piknik pada Juni 2026 dengan tujuan ke kawasan Loji, Karawang.
Ia mengatakan, biaya untuk siswa beserta pendamping atau orang tua sebesar Rp 250 ribu. Menurutnya, nominal tersebut cukup besar.
Selain itu, biaya tersebut memberatkan bagi wali murid yang kurang mampu, terlebih masih ada biaya tambahan lain selama perjalanan.
“Bagi saya itu bukan uang yang kecil. Saya sangat keberatan karena kondisi ekonomi juga terbatas. Belum lagi kalau berangkat masih harus menyiapkan bekal yang bisa menghabiskan sekitar Rp 100 ribu,” katanya, Senin (18/5).
Ia mempertanyakan kebijakan siswa yang tidak mengikuti kegiatan. Menurut pengakuannya, siswa yang tidak ikut tetap harus bayar Rp 50 ribu.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Endus Penipuan Berkedok Jasa Pengurusan SPPG
“Saya dan anak tidak ikut, lalu saya tanya ke guru kalau tidak ikut bagaimana. Katanya tetap harus membayar Rp 50 ribu. Saya juga tidak tahu uang itu untuk apa, padahal saya dan anak tidak ikut,”paparnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Parakanmulya II Farihah membenarkan adanya rencana kegiatan piknik ke Loji, Karawang.
Menurut Farihah, kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan karena pelaksanaan masih berada di wilayah Jawa Barat, tidak ke luar.
Ia menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya telah menggelar rapat bersama orang tua siswa dan kegiatan piknik tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama.
“Biaya untuk siswa dan pendamping atau orang tua sebesar Rp 250 ribu. Kegiatan menggunakan bus dan nominal tersebut karena ada subsidi silang untuk anak yatim,” ujarnya.
Farihah juga membantah adanya kewajiban pembayaran bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan. Uang Rp 50 ribu hanya berupa sumbangan sukarela.
“Bagi yang tidak ikut atau berhalangan karena ada kegiatan lain boleh menyumbang, dan Rp 50 ribu itu tidak wajib,” katanya.(zal)



