Uncategorized
Trending

Program “Satu Kecamatan Satu Sekolah Unggulan” Segera Hadir di Karawang

KARAWANG, RAKA- Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

‎‎Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari kualitas layanan kesehatan dan pendidikan yang diterima masyarakat.

‎Menurutnya, pemerintah daerah saat ini terus memfokuskan berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di sektor pendidikan, Pemkab Karawang tengah memprioritaskan pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi sekolah, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

‎‎Selain itu, Aep mengungkapkan pemerintah sedang mengkaji program pengembangan sekolah unggulan di setiap kecamatan. Program tersebut diharapkan dapat menciptakan pemerataan kualitas pendidikan sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat di masing-masing wilayah. ‎

“Ke depan saya ingin setiap kecamatan minimal memiliki satu sekolah unggulan. Saat ini konsepnya masih dalam pembahasan bersama tim TAPD, tetapi tujuannya agar pemerataan pendidikan bisa lebih terasa dan setiap kecamatan memiliki sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat,”paparnya.

‎Di bidang kesehatan, Aep menegaskan anggaran pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Meski membutuhkan anggaran yang cukup besar, menurutnya sektor kesehatan tidak boleh dikurangi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

‎”Masalah kesehatan jangan pernah diganggu. Walaupun anggarannya besar, hampir Rp 320 miliar, itu memang untuk kesiapan dan pelayanan masyarakat,”terangnya.

‎Sementara itu, pembangunan infrastruktur kesehatan juga terus dilakukan. Pemkab Karawang menargetkan seluruh pembangunan puskesmas yang menjadi program prioritas dapat rampung pada tahun depan. ‎Aep menyebut pembangunan Puskesmas Kotabaru tengah berjalan, sementara pembangunan Puskesmas Jatisari menjadi pekerjaan yang tersisa untuk diselesaikan.

Dengan penyelesaian seluruh fasilitas kesehatan tersebut, ia optimistis pelayanan kesehatan masyarakat dapat terjaga hingga beberapa tahun ke depan. ‎

“Insya Allah tahun depan seluruh pembangunan puskesmas selesai. Setelah Puskesmas Kotabaru, tinggal Jatisari yang harus diselesaikan. Sampai tahun 2030 saya pikir pelayanan kesehatan bisa tetap terjaga dengan baik,”tutupnya. (zal)

Kutipan
“Saat ini konsepnya masih dalam pembahasan bersama tim TAPD, tetapi tujuannya agar pemerataan pendidikan bisa lebih terasa dan setiap kecamatan memiliki sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat.” Bupati Karawang Aep Syaepuloh

Related Articles

Back to top button