Purwakarta
Trending

Abad Badrudin Terpilih Jadi Ketua AKSI Purwakarta Periode 2026–2030

PURWAKARTA,RAKA – Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kabupaten Purwakarta memasuki periode kepemimpinan baru setelah menggelar Musyawarah Pemilihan Ketua Umum di Aula Bank BJB Purwakarta, Rabu (3/6). Dalam forum tersebut, Abad Badrudin dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKSI Kabupaten Purwakarta untuk masa bakti 2026–2030.

Pemilihan berlangsung secara aklamasi dan menjadi momentum konsolidasi para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Purwakarta.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Srijaya Midan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.

Menurutnya, konsep pendidikan karakter yang selama ini dikembangkan di Purwakarta harus terus diperkuat melalui implementasi nilai-nilai Panca Waluya, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.

“Pendidikan karakter harus menjadi ruh dalam proses pembelajaran. Melalui nilai-nilai Panca Waluya, kita berharap dapat mewujudkan Purwakarta Istimewa dan Jawa Barat Istimewa,” ujarnya.

Musyawarah tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan menjadi ajang strategis untuk merumuskan arah organisasi ke depan.

Usai terpilih, Abad Badrudin menyampaikan komitmennya untuk menjadikan AKSI sebagai wadah yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh kepala sekolah tanpa membedakan jenjang pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan membuka ruang kolaborasi bagi seluruh satuan pendidikan, mulai dari RA, TK, PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB hingga PKBM.

“AKSI harus hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh kepala sekolah di Kabupaten Purwakarta. Kami ingin memberikan pelayanan yang maksimal dan memperkuat sinergi antarjenjang pendidikan,” kata Abad.

Tak hanya fokus pada penguatan organisasi, Abad juga membawa visi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Purwakarta agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, kemajuan pendidikan hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.

“Kami ingin mendorong lahirnya pendidikan yang maju, berkualitas, dan memiliki daya saing global. Ini menjadi cita-cita bersama yang akan kami perjuangkan selama masa kepengurusan,” ucapnya. (yat)

Related Articles

Back to top button