KARAWANG, RAKA – Dari lima jalur pendaftaran siswa baru Sekolah Maung di SMAN 5 Karawang, potensi akademik menjadi satu-satunya jalur yang sepi pendaftar. Dari 38 kuota yang disediakan, hanya ada 6 pendaftar.
Secara total, 384 siswa yang dinyatakan lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Sekolah Maung di SMAN 5 Karawang, satu siswa mengundurkan diri saat proses pendaftaran ulang. Pengunduran diri tersebut dilakukan karena jarak rumah ke sekolah dinilai terlalu jauh.
Panitia SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana mengatakan, siswa yang mengundurkan diri tersebut merupakan warga Kabupaten Bekasi.
Pengunduran diri dilakukan saat proses daftar ulang yang berlangsung pada 9 hingga 10 Juni 2026. Menurutnya, siswa tersebut telah membuat surat pernyataan pengunduran diri dan pihak sekolah telah menyampaikan laporan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Peserta yang mengundurkan diri sudah membuat surat pengunduran diri dan sudah kami sampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,”katanya, Kamis (11/6).
Maman menjelaskan, kursi yang ditinggalkan siswa tersebut tidak akan diisi oleh peserta lain. Sebab, sekolah dilarang melakukan pengisian kembali kuota yang kosong setelah proses seleksi selesai.
Sementara itu, pada pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027, SMAN 5 Karawang menyediakan kuota sebanyak 384 siswa dengan jumlah pendaftar mencapai 800 orang.
Dari jumlah tersebut, sambungnya, sebanyak 744 peserta lolos verifikasi dan 56 peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 384 siswa dinyatakan lolos sesuai kuota yang tersedia, sedangkan 416 peserta lainnya tidak lolos seleksi.
”Adapun penerimaan siswa dilakukan melalui beberapa jalur, yakni Jalur Potensi Akademik, Prestasi Akademik berdasarkan nilai rapor, Prestasi Kejuaraan Akademik, dan Prestasi Non Akademik,”tutupnya.
Berdasarkan data panitia SPMB Sekolah Maung SMAN 5 Karawang, jalur Potensi Akademik, dari 38 kuota, 6 pendaftar dan 6 lolos seleksi. Kompetensi akademik, dari 269 kuota ada 591 pendaftar dan 301 lolos seleksi. Prestasi Nilai Raport, dari 192 kuota, ada 568 pendaftar dan yang lolos seleksi 283.
Prestasi Kejuaraan Akademik dari 77 kuota yang tersedia, 23 pendaftar dan yang lolos seleksi 18 orang. Terakhir, Kompetensi Nonakademik dari 77 kuota ada 203 pendaftar dan lolos 77 orang.
Terkait sepinya pendaftar di Jalur Potensi Akademik, Maman menyebut, beratnya persyaratan menjadi salah satu penyebabnya. Calon siswa yang ingin masuk melalui jalur ini harus memiliki !Q 130.
“Potensi akademik sama dengan anak yang cerdas istimewa, IQ minimal 130 berdasarkan hasil tes psikolog. Banyak calon siswa yang coba, tapi hasilnya di bawah 130,” tutupnya. (zal)



