KARAWANG,RAKA- Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, penjualan seragam sekolah di sejumlah toko di Kabupaten Karawang mulai mengalami peningkatan. Salah satunya terlihat di Toko Bhinneka Seragam Sekolah dan Bordir, Nagasari, Kecamatan Karawang Barat.
Pengelola Toko Bhinneka, Rifki, mengatakan peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak memasuki libur sekolah. “Kalau penjualan sih pastinya naik, karena memang dari hari-hari biasa peningkatannya cukup signifikan lah,” ujar Rifki.
Menurutnya, peningkatan jumlah pembeli biasanya berlangsung sejak awal masa libur hingga mendekati dimulainya kegiatan belajar mengajar. “Biasanya dari mulai libur sekolah sih, H-seminggu libur sekolah sampai H-2 minggu masuk sekolah,” katanya.
Seragam yang paling banyak dicari masyarakat, lanjut Rifki, yakni seragam putih dan seragam Pramuka. “Biasanya baju putih, baju pramuka, sama seragam putih pramuka aja,” ucapnya.
Ia juga menilai jumlah pembeli tahun ini lebih ramai dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. “Kalau untuk tahun sekarang sepertinya udah kelihatan sih, ada jumlah peningkatan. Lebih ramai, karena kan tahun-tahun sebelumnya ada COVID juga. Kalau sekarang udah mulai stabil lah,” ungkapnya.
Untuk harga, satu setel seragam dijual dengan kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribuan, bergantung pada jenis bahan yang dipilih pembeli. Meski permintaan meningkat, Rifki memastikan stok barang telah dipersiapkan sejak jauh hari. “Kalau kendala sih aman, karena kan udah kita siapkan sebelum H-7. Jadi kalau untuk stok dan kendala sih udah diminimalisir lah, jadi udah aman,” jelasnya.
Selain menjual seragam sekolah, toko tersebut juga menyediakan layanan bordir nama, pembuatan logo sekolah, hingga penjualan atribut seperti topi, dasi, dan perlengkapan Pramuka. Menurut Rifki, kualitas produk menjadi alasan pelanggan tetap memilih berbelanja di tokonya.
“Kalau di kita kan seragamnya kita jahit sendiri, potong bahan sendiri, pilih bahan sendiri. Ini kan toko udah puluhan tahun ya, jadi kualitasnya udah lumayan terjaga juga. Pelanggan juga udah pada percaya sama toko ini, udah punya pelanggan tetap lah dari tahun ke tahun,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Fitria Lestari, mengaku membeli seragam putih biru, seragam Pramuka, beserta perlengkapan sekolah lainnya untuk kebutuhan anaknya yang akan memasuki tahun ajaran baru. Ia memperkirakan anggaran yang disiapkan untuk pembelian seragam dan atribut sekolah mencapai sekitar Rp500 ribu.
“Kalau hanya untuk putih biru sama pramuka sih ya kurang lebih 500 ribu ya. Itu putih biru kan sama perlengkapan atribut-atribut segala macamnya. Tapi kalau di luar itu mah, ada lagi,” paparnya.
Fitria mengatakan masih ada sejumlah kebutuhan sekolah lain yang belum terpenuhi, seperti buku pendamping dan perlengkapan tambahan. “Kalau dibilang belum beli lagi mah masih belum, belum terlengkapi ya masih banyak banget. Seperti kan, kaya takut ada buku pendamping dari sekolah kan, di luar buku tulis gitu kan,” ujarnya.(asy)



