BATIQA HOTEL & APARTMENTS KARAWANG LUNCURKAN SIGNATURE DISHES, EMPAT HIDANGAN DAN DUA RACIKAN MINUMAN KHAS NUSANTARA HADIR DI SELURUH UNIT BATIQA HOTEL
Karawang, 11 Agustus 2026 — BATIQA Hotel & Apartments Karawang resmi meluncurkan Signature Dishes, rangkaian menu andalan terbaru yang terdiri dari empat hidangan utama dan dua racikan minuman khas Nusantara. Peluncuran berlangsung pada Senin, 11 Agustus 2026, pukul 12.00 WIB di FRESQA Restaurant, dan seluruh menu ini dapat dinikmati di tujuh unit BATIQA Hotel di seluruh Indonesia.
Signature Dishes dirancang sebagai identitas kuliner baru BATIQA Hotels yang berakar pada kekayaan tradisi Nusantara, mulai dari dapur Batak Toba, Manado, pesisir Jawa, hingga warisan jamu klasik. Setiap resep ditelusuri dari akar budayanya, lalu diracik ulang dengan bahan berkualitas dan penyajian yang sesuai dengan selera tamu masa kini.
Mohamad Zubaedi selaku General Manager BATIQA Hotel & Apartments Karawang menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi wujud komitmen BATIQA dalam menghadirkan cita rasa Indonesia dengan standar layanan yang konsisten di seluruh unit.
“Setiap hidangan dalam Signature Dishes memiliki cerita dan akar budayanya masing-masing. Kami ingin tamu tidak hanya menikmati rasa, tetapi juga merasakan kedekatan dengan tradisi kuliner Nusantara. Yang membanggakan, seluruh menu ini kini dapat dipesan di tujuh unit BATIQA Hotel, sehingga di kota mana pun tamu berada, pengalaman rasanya tetap sama istimewa,” tuturnya.
Empat Hidangan Utama dengan Akar Tradisi Nusantara
Arsik Kakap Baramundi menjadi sajian pembuka rangkaian ini. Arsik merupakan hidangan sakral masyarakat Batak Toba yang dimasak dengan teknik Mangarsik bumbu diguyur berulang hingga meresap sempurna.
Secara tradisional, hidangan ini menggunakan ikan mas utuh bersama andaliman, asam cikala, dan rempah pegunungan tanpa santan, serta disajikan dalam upacara adat sebagai simbol keutuhan dan karunia. BATIQA menghadirkannya dengan kakap baramundi yang lebih lembut, tetap menggunakan teknik arsik klasik, sehingga menghasilkan sensasi pedas-numbing yang khas namun elegan.
Dori Sambal Dabu-dabu membawa kesegaran khas Manado. Sambal dabu-dabu berarti “bumbu yang dicampur”, dibuat dari cabai, tomat, dan bawang merah yang dipotong kasar lalu disiram minyak panas, menghasilkan rasa segar, pedas, dan asam yang menjadi pelengkap sempurna untuk hidangan laut. Dori yang lembut dan mild dipadukan dengan dabu-dabu yang hidup dan berkarakter, menciptakan kontras rasa yang menarik di setiap suapan.
Tahu Cabe Garam hadir sebagai representasi fusion kuliner Tionghoa-Indonesia yang sederhana namun adiktif. Tahu goreng renyah digoreng ulang bersama bawang putih, cabai, dan garam kasar hingga harum dan gurih-pedas. Tekstur crispy serta rasa yang kuat menjadikan hidangan ini mudah diingat dan disukai berbagai kalangan, sekaligus mewakili selera modern yang menghargai kesederhanaan.
Otak-otak Kenangan menutup rangkaian hidangan utama dengan sentuhan nostalgia. Otak-otak merupakan olahan ikan giling yang dibungkus daun pisang lalu dipanggang, dan versi klasiknya menggunakan ikan tenggiri karena dagingnya kenyal serta sedikit manis. Nama “Kenangan” dipilih untuk menghadirkan kembali memori jajanan tradisional pesisir melalui aroma asap daun pisang dan tekstur lembut-kenyal yang akrab di lidah.
Dua Racikan Minuman: Dari Jamu Klasik hingga Rempah Pesisir
Kunyit Asam Squash merupakan interpretasi modern dari minuman herbal tradisional Jawa yang telah lama dikenal sebagai jamu. Perpaduan kunyit dan asam jawa menghasilkan rasa manis-asam yang menyegarkan serta kaya antioksidan. Dalam versi squash, racikan ini terasa lebih ringan dan paling nikmat disajikan dingin — menjadi jembatan antara warisan jamu klasik dan gaya hidup urban yang praktis.
Lembayung Rasa menjadi pilihan minuman panas rempah yang diracik dari jahe, cengkeh, bunga lawang, kayu manis, kapulaga, lada hitam, gula aren, dan susu. Nama “Lembayung” memberi kesan hangat dan menenangkan seperti senja. Racikan ini mengangkat tradisi minuman rempah pesisir Jawa dengan sentuhan creamy dari susu, menghadirkan aroma kompleks dan rasa comforting yang menjadi penutup sempurna bagi rangkaian Signature Dishes.
Ega Dwi Rizki selaku Chef Executive BATIQA Hotel & Apartments Karawang menambahkan bahwa kualitas rasa dan konsistensi menjadi prioritas utama dalam penyusunan menu ini.
“Kami menelusuri resep dari akar budayanya, lalu meraciknya kembali agar sesuai dengan selera tamu hari ini tanpa kehilangan karakter aslinya. Seluruh bahan dipilih berdasarkan standar kesegaran tertinggi, dan setiap unit BATIQA Hotel mengikuti standar penyajian yang sama agar rasa yang dinikmati tamu tetap konsisten,” jelasnya.
Seluruh menu Signature Dishes dapat dipesan di tujuh unit BATIQA Hotel, yaitu BATIQA Hotel & Apartments Karawang, BATIQA Hotel Cirebon, BATIQA Hotel Jababeka, BATIQA Hotel Surabaya, BATIQA Hotel Palembang, BATIQA Hotel Lampung, dan BATIQA Hotel Pekanbaru. Tamu dapat menikmatinya langsung di restoran masing-masing unit maupun melalui layanan room service selama jam operasional.
Rasakan langsung perjalanan cita rasa Nusantara dalam satu meja. Kunjungi BATIQA Hotel & Apartments Karawang terdekat dan cicipi rangkaian Signature Dishes yang siap menjadi kenangan rasa yang tak terlupakan.



