
KARAWANG,RAKA- PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi Karawang bergerak cepat mengamankan instalasi ketenagalistrikan menyusul terjadinya kebakaran lahan di sekitar jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Purwakarta–Kosambi Baru–Subang–Indramayu, tepatnya pada Minggu (27/9) lalu.
Tim ULTG Purwakarta bersama Tim Keamanan dan Lingkungan PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Karawang segera melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah api meluas menuju area jalur transmisi.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi keselamatan masyarakat dan personel, menjaga lingkungan di sekitar jaringan transmisi, sekaligus memastikan infrastruktur ketenagalistrikan tetap dalam kondisi aman.
Di lokasi kejadian, personel PLN memantau arah penyebaran api, melakukan penanganan terhadap titik api kecil yang berpotensi membesar, serta berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran untuk mendukung proses pengendalian kebakaran. Seluruh tindakan dilakukan dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan dan mempertimbangkan kondisi jaringan bertegangan.
Kebakaran lahan yang terjadi di sekitar jalur transmisi menjadi salah satu risiko eksternal yang harus diantisipasi secara cepat. Paparan api dan panas dalam jarak dekat dapat menimbulkan potensi bahaya bagi masyarakat dan petugas serta berisiko terhadap keamanan infrastruktur ketenagalistrikan apabila tidak segera dikendalikan.
General Manager PLN UIT JBT, Amiruddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko merupakan bagian penting dalam pengelolaan sistem transmisi tenaga listrik.
“Pengamanan infrastruktur kelistrikan tidak hanya dilakukan ketika gangguan sudah terjadi. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap potensi risiko dapat dideteksi dan direspons sedini mungkin. Setiap kondisi yang berpotensi mengancam masyarakat, lingkungan maupun infrastruktur harus ditangani secara bersama-sama agar risiko dapat diminimalkan sejak awal,” terang Amiruddin.
Manager PLN UPT Karawang, Ary Gemayel, menjelaskan bahwa arahan tersebut diterjemahkan melalui langkah cepat tim di lapangan sejak informasi kebakaran diterima.
“Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran di sekitar jalur transmisi, tim segera melakukan pengecekan dan pengamanan. Fokus kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan personel, mencegah api mendekati instalasi, serta berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran agar kondisi dapat segera dikendalikan,” ujar Ary.
Ia menambahkan, pemantauan terhadap kondisi jalur transmisi juga terus dilakukan untuk memastikan instalasi tetap aman setelah penanganan kebakaran. Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, semangat tersebut menjadi bagian dari bentuk tanggung jawab PLN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Nilai kebersamaan dan gotong royong diterjemahkan melalui kerja kolaboratif di lapangan untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan infrastruktur kelistrikan yang menopang aktivitas masyarakat tetap terlindungi.
PLN UIT JBT terus meningkatkan kesiapsiagaan personel serta pengawasan terhadap lingkungan di sekitar instalasi transmisi, termasuk terhadap potensi kebakaran lahan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dalam menjaga keamanan aset dan mendukung kontinuitas penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat.(rls)



