KARAWANG, RAKA- Pembangunan fasilitas perlintasan sebidang di wilayah Banten terus dikebut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Dari empat titik yang tengah dibangun, dua di antaranya kini telah memasuki tahap pembangunan dan pemasangan rambu perlintasan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, dua perlintasan tersebut yakni JPL 156 lintas Tigaraksa–Cikoya di Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, serta JPL 98 lintas Cisauk–Cicayur, Kabupaten Tangerang.
“Saat ini JPL 156 dan JPL 98 sudah memasuki tahap pembangunan dan pemasangan rambu perlintasan. Setelah tahapan tersebut selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan palang perlintasan,” katanya, Selasa (6/10).
Sementara itu, pembangunan fasilitas perlintasan juga berlangsung di lintas Batuceper–Tanah Tinggi, tepatnya di Km 16+330 dan Km 17+650. Namun, pekerjaan di kedua lokasi tersebut masih berada pada tahap pembangunan pondasi gardu.
Franoto menjelaskan, progres pembangunan setiap titik berbeda karena disesuaikan dengan tahapan pekerjaan di masing-masing lokasi. Dua titik di lintas Batuceper–Tanah Tinggi masih dalam tahap pondasi gardu, sedangkan JPL 156 dan JPL 98 sudah masuk tahap pembangunan rambu.
Selain pembangunan fasilitas, KAI Daop 1 Jakarta juga menyiapkan personel yang nantinya bertugas menjaga perlintasan. Calon petugas telah mengikuti pendidikan dan sertifikasi smart card pada 19-25 September 2026 sebagai bagian dari pemenuhan kompetensi dan persyaratan sebelum bertugas.
“Kesiapan fasilitas harus berjalan seiring dengan kesiapan personel. Karena itu, petugas yang nantinya berdinas terlebih dahulu mengikuti pendidikan dan sertifikasi agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” katanya.
Franoto menegaskan, perlintasan tersebut nantinya tidak dioperasikan secara otomatis. Pengoperasiannya akan dilayani oleh petugas penjaga perlintasan. KAI Daop 1 Jakarta juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap rambu yang telah terpasang di JPL 156 dan JPL 98 sudah beroperasi. Sebab, seluruh fasilitas masih dalam proses pembangunan dan belum beroperasi sepenuhnya.
Masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi lokasi pembangunan diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi kanan dan kiri jalur, serta memastikan jalur dalam kondisi aman sebelum melintas.
“Pekerjaan di seluruh titik terus kami lanjutkan sesuai tahapan masing-masing. Selama fasilitas belum beroperasi sepenuhnya, kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan,” tutupnya. (zal)



