
KARAWANG, RAKA – Aksi kejahatan di Karawang semakin meresahkan. Salah seorang pelajar di Rawamerta menjadi korban begal saat berteduh di pinggir jalan ketika berangkat sekolah.
Seorang pelajar berinisial MAJ (15) menjadi korban pencurian kendaraan bermotor disertai ancaman senjata tajam saat hendak berangkat sekolah Selasa (27/10) sekitar pukul 05.30 WIB. Tiga pelaku diduga terlibat dalam aksi tersebut, dengan kerugian korban ditaksir mencapai Rp 29 juta.
Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Muhammad Asim mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban berangkat sekolah namun berhenti di depan salah satu pondok pesantren di wilayah Rawamerta karena hujan dan hendak menggunakan jas hujan. Tiba-tiba, tiga orang pelaku datang menghampiri korban.
Salah seorang pelaku kemudian mengacungkan senjata tajam sehingga korban merasa ketakutan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.
“Korban ketakutan setelah salah satu pelaku mengacungkan senjata tajam. Saat korban melarikan diri, pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil kendaraan milik korban,” katanya, Selasa (27/10).
Menurutnya, setelah berhasil menguasai kendaraan, salah satu pelaku juga merusak bagian tertentu dari kendaraan tersebut sebelum membawa kabur motor milik korban. Menindaklanjuti kejadian itu, Polresta Karawang telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, di antaranya meminta rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi serta melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Asim mengatakan, pihak kepolisian juga terus melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada waktu-waktu tertentu, termasuk siang dan malam hari, terutama di jam-jam rawan serta lokasi yang dinilai berpotensi terjadi tindak kriminalitas.
Selain itu, ia mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anaknya, khususnya pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.
“Kami menyarankan agar para orang tua mengawasi anak-anaknya. Jika memungkinkan, pelajar tidak menggunakan kendaraan sendiri saat berangkat sekolah, demi keselamatan di jalan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian ini,”tutupnya. (zal)



