Corat Coret Baju, Konvoi, Disanksi

TELUKJAMBE BARAT, RAKA – Banyak sekolah yang latah menggelar perpisahan, kendati belum ada pengumumam kelulusan. Berbeda dengan puluhan pelajar SMAN 1 Telukjambe Barat mereka gelar latihan koreografi untuk persiapan perpisahan nanti.
“Acara itu merupakan kegiatan simulasi untuk perpisahan nanti, karena sejumlah acara akan digelar saat perpisahan sekolah,” terang Agus, kepala SMAN 1 Telukjambe Barat kepada Radar Karawang, kemarin.
Dia mengatakan, pelaksanaan perpisahan nanti akan dipantau agar tidak terjadi hal memalukan seperti corat-coret baju, apalagi konvoi kendaraan. Jika kedapatan siswanya melaksanakan hal itu, maka akan dilakukan sanksi tegas. Bahkan akan dilakukan pembinaan hingga melibatkan orangtua.
Pelaksanaan perpisahan nanti, beber Agus, akan dilakukan beberapa kegiatan seperti pentas seni siswa hingga koreografi. “Kegiatan itu merupakan kreasi siswa SMAN 1 Telukjambe Barat dibantu oleh guru-guru sebagai pembimbing siswa,” ungkapnya.
Ayub, wakil kepala sekolah mengatakan, kegiatan perpisahan di sekolah ini juga melibatkan siswa dan siswi X dan kelas XI sebagai panitia pelaksana.
Ayub menjelaskan, perpisahan sekolah yang terlebih dahulu dilaksanakan tidak menjadi ukuran kelulusan siswa. Kegiatan tersebut adalah wadah silaturahmi yang nantinya juga akan dilaksanakan ke depan. “
Kami optimistis saja 100 persen para siswa lulus ujian nasional, meskipun pengumumannya pada 26 Mei mendatang. Tahun kemarin saja siswa kami lulus 100 persen,” kata Ayub.
Ikah Ibrahim, siswi kelas XII IPA 1 mengaku kesan perpisahan akan jauh lebih spektakuler.
“Saya sangat optimis, hasil pun akan bisa saya raih dengan baik. Soalnya berbagai persiapan kami lakukan, belajar dan bimbingan belajar terus saya ikuti. Saya optimis bisa dapatkan nilai baik,” pungkasnya. (yfn)