Harga Bawang Putih Tembus Rp80.000

PURWAKARTA, RAKA – Bawang Putih saat ini jadi primadona pasar, sebab harga bawang putih di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Purwakarta terus merangkak naik. Bahkan di bulan Ramadan ini, bawang putih tembus dengan harga Rp80 ribu perkilogram.
Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Baru Citeko Kecamatan Plered, Purwakarta, Mela Ruliyani (37) mengatakan, harga bawang putih sudah naik sebelum bulan Ramadan tiba. “Awalnya kan Rp35 ribu perkilogram, terus naik lagi menjadi Rp50 ribu dan sekarang tembus Rp80 ribu perkilogram,” katanya, kepada awak media Kamis (9/5).
Mela mengaku tidak mengetahui pasti alasan harga bawang putih terus merangkak naik. Hanya saja, dia menyebut kenaikan sebelum Ramadan karena stok di pasar induk kosong.
Atas kenaikan harga ini, para pedagang eceran pun terpaksa menaikan harga jual kepada masyarakat. Hal itu dilakukan agar tidak merugi. “Di sananya juga naik, ya saya ikut naikin juga,” kata Nurul (27), salah satu pedagang eceran di Kecamatan Darangdan, Kamis (9/5).
Meski begitu, Nurul tetap menyediakan bawang putih di warung miliknya, karena permintaan bawang putih dikalangan masyarakat cukup tinggi.
Nurul mengaku, saat ini dia menjual bawang putih Rp500/siung. Harga itu menurutnya tergolong murah mengingat harga bawang putih terus merangkak naik. “Mudah-mudahan saja harga bawang putih mengalami penurunan, sebab sejak pertama mengalami kenaikan saya bingung menjualnya,” ujarnya. (gan)