Uncategorized

Anak PAUD Telukbunder tak Belajar di Posyandu Lagi

AKHIRNYA PUNYA SEKOLAH SENDIRI: Anak-anak bersama guru dan Kades Dewisari Surtjim, meresmikan tempat PAUD Al Ikhlas Maju.

RENGASDENGKLOK, RAKA – Keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin disadari masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari antusias orangtua pedesaan yang mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah dini, ditambah lagi banyaknya sekolah PAUD di desa-desa. Tengok saja Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok. Gedung PAUD Al Ikhlas Maju di Dusun Telukbunder RT 002 RW 001 baru diresmikan.

Kepala PAUD Al Ikhlas Maju Siti Rohmah mengatakan, sejak tahun 2016 awal berdirinya PAUD Al Ikhlas Maju, sejumlah murid mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di gedung Posyandu Pisang II, Dusun Telukbunder RT 01 RW 02. “Waktu itu ruangannya sangat terbatas, sampai ada yang belajar di luar ruangan, bahkan tempat tunggu wali murid pun gabung dengan anak-anak yang sedang belajar,” jelas Siti kepada Radar Karawang, Rabu (8/1).

Dengan adanya gedung baru ini, lanjut Rohmah, para murid akan lebih leluasa melaksanakan proses belajar mengajar. Kemudian orang tua siswa pun akan bisa menunggu di luar kelas, supaya pembelajaran lebih efektif dan fokus. Kata Rohmah, saat ini jumlah siswa PAUD Al Ikhlas sebanyak 35 anak, hanya saja lima orang jarang masuk. “Gedung baru ini besok juga sudah mulai dipakai, karena tadi sudah diresmikan sekaligus penyerahan kunci,” katanya.

Sementara sumber dana pembangunan gedung PAUD Al Ikhlas Maju tersebut menggunakan dana desa tahap III tahun 2019 sebesar Rp75 juta. Surtjim, Kepala Desa Dewisari mengaku, dana desa tahap tiga dialokasikan untuk membangun gedung PAUD Al Ikhlas Maju, mengingat banyak orangtua Dusun Telukbunder yang menyekolahkan anak-anaknya ke luar, bahkan ke desa lain.

Selain itu, kata Surtjim saat ini sebelum memasuki sekolah dasar, anak musti mengenyam pendidikan PAUD terlebih dahulu. “Kalau gedung ini (PAUD Al Ikhlas Maju) benar-benar dibangun dari nol, karena sekarang kan kalau mau masuk sekolah itu harus punya ijazah PAUD, makannya kita fasilitasi untuk warga,” pungkasnya. (mra)

Related Articles

Back to top button