Rengasdengklok Punya Dua Kampung Tangguh

LAUNCHING : Prosesi launching Kampung Tangguh yang kedua di Kecamatan Rengasdengklok. Giat itu diharapkan bisa memutus mata rantai Covid-19.
RENGASDENGKLOK, RAKA – Untuk memutus mata rantai penularan virus corona, pemerintah Desa Kalangsuria bentuk Kampung Tangguh Cegah Covid-19 di posko Kampung KB Surya Mandiri Dusun Bakanbuah, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok.
Kampung tangguh di Desa Kalangsuria merupakan yang kedua dibentuk di Kecamatan Rengasdengklok setelah Kampung Tangguh Covid-19 di Rengasdengklok Selatan. Peresmian Kampung Tangguh Cegah Covid-19 ini turut dihadiri sejumlah Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Rengasdengklok.
Lili Suherman, Kepala Desa Kalangsuria mengatakan, peresmian kampung tangguh ini merupakan tindak lanjut dari yang sudah diinstruksikan oleh pemerintah daerah beberapa pekan lalu. “Kalau (kampung tangguh) ini kan anjuran dari pemda jadi di kecamatan itu harus ada kampung tangguh minimal satu atau dua desa sebagai percontohan,” jelas kepada Radar Karawang, Rabu (17/06).
Lebih lanjut kata dia, kampung tangguh cegah Covid-19 ini belum bisa dipastikan kapan akan berakhir, pihaknya mengaku dengan adanya kampung tangguh ini bisa dijadikan tempat untuk isolasi warga yang pulang dari daerah pandemi atau masih dikatakan zona tidak aman.
“Kampung tangguh ini sebetulnya persiapan aja untuk orang yang diisolasi,” katanya.
Dalam acara persemian kampung tangguh ini juga ada pembagian alat kontrasepsi dari pihak KB. Kepala Desa Kalangsuria meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehahatan di tengah pandemi seperti ini walaupun terdapat pelonggaran aktivitas. “Masyarakat harus banyak menjaga kebersihan, pola makan teratur, jangan lupa cuci tangan,” pungkasnya. (mra)