Awas, Jangan Asal Cari Teman
KLARI, RAKA – Tidak sedikit kalangan remaja yang sudah melakukan tindak kekerasan, bahkan melakukan pembunuhan. Faktor utamanya adalah karena pergaulan bebas yang tidak terbatas sehingga mengakibatkan hilangnya kendali pada seseorang.
Nisa Rosita, siswa SMK Texmaco Karawang, kelas X TEI 3 mengatakan, tingkat kekerasan sudah bukan dilakukan oleh orang dewasa, akan tetapi remaja yang masih duduk di bangku sekolah pun sudah berani melakukan pembunuhan. Menurutnya, hal tersebut berawal dari pergaulan bebas dan melakukan aksi tauran sehingga terpengaruh dalam aksi kejahatan dan kekerasan. “Awalnya pasti dari tawuran, terus terbiasa melakukan kekerasan gituh karena awalnya berteman dengan orang yang salah,” ucap Nisa kepada Radar Karawang, Kamis (20/2).
Nisa menambahkan, sebenarnya hal tersebut tidak akan terjadi jika remaja bisa memilih teman yang baik. “Bisa dicegah sih, salah satunya bergaul dengan teman-teman yang lebih banyak melakulan hal posifit gituh, seperti ekskul, kan bisa,” tambahnya.
Nisa mengaku, harus selektif dalam memilih teman, ia selalu mencari teman yang mempunyai kelebihan yang ia tidak miliki. “Contohnya aku nggak bisa pelajaran kimia, ya aku akan deketin orang yang handal dalam pelajaran kimia, jadinya aku bisa tau deh,” ujarnya.
Selain itu, ia juga diajak oleh temanya untuk aktif di salahsatu eksrakurikuler yang ada di sekolah. “Aku juga aktif di ekskul pencak silat, diajak sama teman aku,” ujarnya.
Nisa berpesan, untuk menjauhkan diri dari hal negatif, maka cari teman baik yang bisa membawa ke arah yang lebih baik. “Cari teman baik aja, biar kita bisa menjadi orang yang lebih baik,” paparnya.
Hal senada disampaikan oleh Dede Setiawan, ia lebih memilih aktif di salah satu Ikatan Remaja Mesjid (Irema), saat sepulangnya dari sekolah di sore hari, ia langsung bersiap-siap untuk pergi ke salah satu musalah yang ada di dekat rumahnya, untuk melakukan pengajian dan salawat. “Habis sekolah langsung ke musala kumpul bareng teman-teman Irema, kegiatanya baca quran dan salawat, dari pada main nggak jelas lebih baik di musala, dapat pahala juga,” pungkasnya. (cr3)