Bantuan Alat UMKM Karawang 2026 Dilanjutkan, Prioritaskan Pendaftar Tahun Lalu

KARAWANG, RAKA – Setelah sukses tahun lalu, program bantuan UMKM kembali dilanjutkan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) tahun ini.
Sekretaris Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang Budiman mengatakan, bahwa pada tahun lalu pihaknya telah menyalurkan sebanyak 3.800 unit bantuan alat kepada para pelaku UMKM di Karawang. Bantuan tersebut diberikan sesuai dengan kebutuhan atau pengajuan masing-masing pelaku usaha.
Baca Juga : Banjir Rendam Sawah, 180,8 Hektare Lahan Pertanian di Karawang Ajukan Klaim AUTP
“Bantuan yang disediakan ada sembilan item, di antaranya gerobak, etalase, showcase, mesin jahit, freezer, alat masak, kompresor, peralatan digital, dan lainnya,” katanya, Kamis (19/3).
Ia menjelaskan, pada tahun lalu jumlah pengajuan bantuan alat dari pelaku UMKM membludak sehingga tidak seluruh permohonan dapat terakomodasi. Oleh karena itu, pada tahun ini program bantuan kembali dilanjutkan.
Menurutnya, pelaku UMKM yang telah mengajukan bantuan pada tahun sebelumnya namun belum menerima, akan diprioritaskan pada tahun ini. Sementara itu, bagi pelaku usaha yang baru mengajukan di tahun ini, bantuan akan direalisasikan pada tahun berikutnya.
EPAPER RADAR KARAWANG – UPDATE SETIAP HARI
“Adapun kuota penerima bantuan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Untuk setiap penerima, pagu anggaran ditetapkan sebesar Rp 5 juta dan dipotong pajak,”paparnya.
Menurutnya, program bantuan alat ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM. Diharapkan, program tersebut mampu memberikan kontribusi dalam mengurangi angka pengangguran serta menekan tingkat kemiskinan di Karawang.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara dengan baik agar memiliki umur penggunaan yang panjang, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya. (zal)



