Purwakarta
Trending

Polisi Awasi Penghuni Rutan Demi Keamanan

PURWAKARTA, RAKA – Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta terus melakukan pengawasan ketat terhadap ruang tahanan di Mapolres Purwakarta. Langkah tersebut dilakukan melalui pengecekan rutin guna memastikan kondisi rutan tetap aman serta warga binaan berada dalam keadaan sehat.

Pengecekan ruang tahanan dilakukan oleh petugas piket pengawas (Pawas) bersama anggota jaga dari Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) serta Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) pada Kamis (8/1).

Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk risiko tahanan melarikan diri maupun kejadian tidak diinginkan lainnya.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kepala Seksi Humas AKP Enjang Sukandi menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik ruang tahanan hingga keadaan para penghuni rutan.

“Petugas melakukan pemeriksaan rumah tahanan, mengecek buku mutasi, serta memastikan keamanan rutan benar-benar terjaga. Selain itu, dilakukan pula pengecekan sarana pendukung seperti CCTV, alat pemadam api ringan, bor, dan kotak P3K,” kata Enjang.

Ia menjelaskan bahwa selain aspek keamanan, pengecekan juga difokuskan pada kondisi kesehatan para tahanan. Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk memastikan seluruh penghuni rutan berada dalam keadaan lengkap dan sehat.

Enjang menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya alat komunikasi maupun benda berbahaya di dalam ruang tahanan. Kondisi jeruji besi serta ventilasi juga dinilai masih baik dan belum memerlukan perbaikan.

“Secara umum kondisi ruang tahanan dalam keadaan aman dan layak. Namun, pengawasan tetap dilakukan, termasuk melalui pengecekan mendadak, agar petugas selalu waspada,” ujarnya.

Selain itu, petugas jaga juga diingatkan untuk memperhatikan kebersihan ruang tahanan. Lingkungan rutan yang bersih dinilai penting untuk menjaga kesehatan para tahanan dan mencegah munculnya masalah baru.

Ia juga menegaskan bahwa apabila terdapat tahanan yang mengalami gangguan kesehatan, petugas diminta segera berkoordinasi dengan tim kesehatan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

“Pengawasan terhadap tahanan harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun kondisi ruangannya, agar situasi tetap kondusif selama masa penahanan,” pungkasnya. (yat)

Related Articles

Back to top button