HEADLINEKarawang
Trending

Bersitegang di Bahu Jalan Tol Japek, Dua Pemudik di Karawang Pilih Jalan Damai

Radarkarawang.id- Setelah bersitegang di bahu Jalan Tol Japek, dua pemudik di Karawang pilih jalan damai, usai polisi melakukan mediasi keduanya.

Gara-gara senggolan mobil di jalan tol saat mudik, dua pemudik bersitegang di bahu jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 56, Kamis (19/3).

Setelah upaya mediasi oleh personel Polres Karawang, dua orang pemudik tersebut pun akhirnya berdamai dan melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

‎‎‎Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, mengapresiasi kesigapan anggotanya menengahi perselisihan sekaligus menjaga situasi di tengah arus mudik yang padat.

‎‎Peristiwa bermula, lanjut Kapolres Karawang, saat sebuah mobil pribadi yang melaju ke arah Jawa Tengah menyenggol kendaraan lain di depannya.

Dugaan sementara, pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk saat berkendara. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut sempat memicu ketegangan antara kedua pengemudi di pinggir jalan tol.

Baca Juga: Sembilan Kali Berturut-turut, Baznas Karawang Kembali Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2025

‎‎”Personel Polres Karawang yang sedang berjaga di Pos Pengamanan (Pospam) terdekat segera mendatangi lokasi kejadian,” kata Kapolres Karawang, Kamis (19/3).

“Selain melakukan pengamanan, petugas juga berupaya mencegah terjadinya kemacetan panjang akibat kendaraan yang berhenti di bahu jalan,” tambah Kapolres Karawang.

‎‎Dalam penanganannya, sambung kapolres, polisi lebih mengedepankan pendekatan restorative justice. Mengingat kecelakaan hanya mengakibatkan kerusakan ringan dan tidak ada korban.

Kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan saling memaafkan. ‎“Anggota kami mengedepankan mediasi agar permasalahan tidak berlarut-larut. Alhamdulillah kedua pemudik sepakat berdamai,” paparnya.

‎‎Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Karawang juga mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh dan tetap berkonsentrasi.

 Ia menekankan agar pengemudi tidak memaksakan diri melanjutkan perjalan saat mengantuk dan segera beristirahat di rest area terdekat di jalan.

‎‎Selain itu, pemudik disarankan melakukan istirahat secara berkala, minimal setiap empat jam sekali, guna menjaga konsentrasi dan keselamatan selama berkendara.

‎‎“Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada tidak sampai sama sekali. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button