HEADLINEKarawangUncategorized
Trending

Binzein Pastikan Warga Purwakarta Korban TPPO Dapat Pendampingan Fisik dan Psikologis

PURWAKARTA, RAKA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein memastikan warga dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) TPPO di wilyaha Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat pendampingan fisik dan psikologis.

Pendampingan tersebut mencakup pemulihan kondisi fisik dan psikologis serta penyiapan langkah lanjutan sesuai hasil asesmen.

Baca Juga: Warga Purwakarta dan Cianjur Jadi Korban TPPO di NTT, Gubernur Jabar Bertolak Lakukan Penjemputan

Saepul Bahri Binzein menyampaikan bahwa korban merupakan satu dari 12 perempuan warga Jawa Barat yang berhasil pulang dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Rute Mudik Gratis Jalur Utara dan Selatan Menuju Semarang hingga Purwokerto

Menurutnya, proses penyelamatan dan pemulangan melibatkan Dedi Mulyadi bersama sejumlah kepala daerah.

“Salah satu korban TPPO adalah warga Purwakarta. Dijanjikan bekerja sebagai LC dengan gaji Rp10 juta per bulan, tapi kenyataannya tidak sesuai,” ujar Binzein, Kamis (26/2).

Setibanya di Jawa Barat, para korban tidak langsung pulang ke daerah masing-masing. Mereka terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis serta mengikuti sesi konseling.

Binzein menjelaskan, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar rekomendasi bagi pemerintah kabupaten untuk menentukan langkah selanjutnya.

Tonton Juga: TAMAN CADAS MALANG TAK TERURUS LAGI

“Hasil pemeriksaan dan konseling akan menjadi dasar rekomendasi dari provinsi kepada kami. Dari situ kami lakukan asesmen untuk mengetahui kompetensi dan keahlian yang dimiliki,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyatakan akan menyesuaikan bentuk pendampingan dan rencana lanjutan berdasarkan hasil asesmen tersebut. Termasuk di antaranya kemungkinan penyiapan peluang kerja yang sesuai dengan kemampuan dan minat korban.

Baca Juga: Laka Maut di Tol Cipularang KM 91 Purwakarta, Sopir Truk Keramik Tewas di Tempat

“Semua akan kami lihat dari asesmen. Setelah pulih, diharapkan ada langkah yang bisa diambil agar yang bersangkutan dapat kembali beraktivitas secara aman dan layak,” ujarnya Binzein.

Pemkab Purwakarta menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dalam proses pendampingan lanjutan terhadap korban. (yat)

Related Articles

Back to top button