BLUD SMKN 1 Karawang Diluncurkan
KARAWANG, RAKA – SMK Negeri 1 Karawang menyerahkan surat keterangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di 35 SMK Negeri di Jawa Barat sekaligus menyelenggarakan Anugerah Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW).
Pono Siswanto, wakil Managemen Mutu SMK Negeri 1 Karawang mengungkapkan tujuan dari BLUD yakni peningkatan layanan pendidikan peserta didik. Salah satu bentuknya yakni mengelola keuangan secara fleksibel. Adanya BLUD ini membuat sekolah yang menghasilkan proses belajar dengan kualitas yang baik, maka diperbolehkan untuk mengelola penghasilan tersebut secara mandiri oleh pihak sekolah. Contoh saat adanya mesin yang rusak tidak perlu mengajukan anggaran kepada pemerintah. “Jadi BLUD itu ada tujuan, ya salah satunya peningkatan layanan untuk peserta didik. Mengelola keuangan secara fleksibel. Idealnya kan kalau ada usaha yang menggunakan fasilitas negara hasilnya tidak boleh digunakan oleh sekolah tapi dikembalikan ke negara sehingga tidak memotivasi para guru. Kalau BLUD secara hukum itu melegalkan kegiatan sekolah yang menghasilkan proses belajar yang bagus, bisa mengelola penghasilan jadi gak perlu menunggu bantuan dari pemerintah,” ujarnya, RAbu (23/3).
Ia menambahkan, akan disediakan tim audit secara internal dan eksternal. Tim audit akan melakukan penilaian selama satu bulan sekali. Setelah penilaian selesai, maka pihak sekolah baru diperbolehkan untuk mengelola dan menggunakan keuangan tersebut. “Nanti akan ada tim audit internal dan eksternal. Satu bulan sekali harus melaporkan secara online untuk dinilai. Kalau sudah dinyatakan terpercaya baru uangnya bisa dikelola secara fleksibel,” ungkapnya.
Pono memaparkan, pihak sekolah memberikan ilmu kepada siswa tentang wirausaha. Hal ini bertujuan agar setelah lulus para siswa dapat membuka lapangan kerja dengan membuka usaha. Siswa pun diberikan pelatihan cara penjualan dengan sistem online melalui aplikasi online shop. “Sekarang ini kan musim covid, jadi industri colaps dan mencari kerja susah. Nah sekolah punya tanggung jawab untuk mempersiapkan anak setelah lulus sekolah. Ketika sekolah siswa harus bisa berwirausaha dengan bantuan teknologi. Kita berkolaborasi dengan online shop seperti Shopee, Tokopedia dan yang lainnya,” pungkasnya. (nad)