
PURWAKARTA, RAKA – Sebuah mobil yang membawa jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan terbakar pada Kamis pagi, memicu kepanikan warga sekitar. Beruntung, respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta berhasil mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Purwakarta, Juddy Herdiana Suhendar, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 05.53 WIB. Tak butuh waktu lama, petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 2,8 kilometer dari markas damkar.
“Begitu laporan masuk, tim langsung kami kerahkan. Akses lokasi cukup dekat sehingga petugas tiba kurang lebih dalam tiga menit,” kata Juddy, Kamis (18/12).
Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit mobil telah dilalap api. Kebakaran dengan cepat membesar karena kendaraan tersebut membawa jeriken berisi BBM. Dugaan sementara, api berasal dari percikan mesin kendaraan yang kemudian menyambar bahan bakar.
Situasi di lokasi dinilai cukup berbahaya lantaran posisi mobil terbakar berada dekat dengan rumah makan, kios buah, serta permukiman warga. Kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas jika tidak segera ditangani.
“Prioritas utama kami adalah melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan sekitar. Alhamdulillah, berkat penanganan cepat, kebakaran bisa dikendalikan dan aset warga berhasil diselamatkan,” ujarnya.
Dalam insiden ini, petugas juga mengevakuasi satu orang. Sementara itu, pemilik kendaraan bernama Dodo Widodo mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis awal di lokasi oleh tim damkar yang dilengkapi ambulans.
Untuk proses pemadaman, Damkar Purwakarta mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit ambulans. Api berhasil dipadamkan, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api tersisa.
“Pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 06.32 WIB. Setelah situasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke markas,” tutur Juddy.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta. Peristiwa ini dikategorikan sebagai kebakaran kelas A dan B karena melibatkan material padat serta cairan mudah terbakar.
Melalui kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya tidak mengangkut BBM menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa. (yat)



