Capaian ZIS Purwakarta 2025 Tembus Rp8 Miliar, Tahun Ini Target Naik Signifikan
PURWAKARTA, RAKA – Penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Purwakarta sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp 8 miliar. Angka tersebut masih berada di bawah target Rp 10 miliar yang ditetapkan pusat melalui BNCRI.
Memasuki 2026, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Purwakarta menargetkan peningkatan penghimpunan hingga Rp 11,4 miliar.
Kepala BAZ Purwakarta, Rika Ristiawati, menjelaskan bahwa capaian tahun lalu dipengaruhi sejumlah faktor. Ia menyebut masih perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan ZIS , serta kegiatan sosialisasi yang belum maksimal.
Baca Juga: Realisasi Dana Desa 2025: Pemdes Pangulah Selatan Karawang Genjot Pembangunan Jalan
“Target ditetapkan dari pusat, sehingga belum tentu sesuai dengan kemampuan lokal kami, namun kami telah melakukan yang terbaik,” ujarnya, Kamis (26/2).
Untuk mengejar target baru di 2026, BAZ Purwakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan kecamatan se-Kabupaten Purwakarta.
Rika mengatakan, optimalisasi tersebut tidak hanya difokuskan pada pengumpulan zakat fitrah saat Ramadan, tetapi juga mencakup zakat maal dan infak sepanjang tahun.
“Kami akan mengoptimalkan peran UPZ tidak hanya untuk zakat fitrah, tapi juga untuk menghimpun zakat maal dan infak,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas basis muzaki serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi.
Tonton Juga: TAMAN CADAS MALANG TAK TERURUS LAGI
Dana yang berhasil dihimpun akan dialokasikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai ketentuan syariat, antara lain fakir miskin, mualaf, riqab, gharim, ibnu sabil, dan fisabilillah.
Selain itu, pihak BAZ menegaskan komitmennya terhadap transparansi pengelolaan dana. Laporan keuangan yang telah diaudit akan diunggah secara berkala melalui situs resmi lembaga agar dapat diakses publik.
Rika menyampaikan bahwa meskipun target tahun 2026 lebih tinggi, pihaknya tetap optimistis dapat mencapainya.
“Meskipun target lebih besar, kami tetap optimis. Allah SWT bisa saja memberikan jalan rezeki yang tidak terduga dengan datangnya muzaki yang bersedia berkontribusi besar,” tandasnya. (yat)



