
KARAWANG, RAKA- Untuk memantau laju lalu lintas saat arus mudik dan balik lebaran, akses CCTV dipasang di jalur utama mudik.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung Pos Terpadu KM 57 Tol Jakarta–Cikampek pada Sabtu (14/3).
Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Polda Jawa Barat dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan Polda Jawa Barat menunjukkan kesiapan yang cukup matang dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan saat musim mudik.
Selain fokus pada pengamanan lalu lintas, berbagai program yang dijalankan juga dinilai mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman.
Menurutnya, salah satu inovasi yang disoroti adalah penguatan layanan Call Center 110. Polda Jabar memasang spanduk informasi layanan tersebut secara masif di Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, hingga sejumlah titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar.
”Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi darurat di perjalanan. Selain itu, tersedia pula Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan beragam informasi penting bagi para pemudik,”katanya, Sabtu (14/3).
Diteruskannya, layanan ini memuat pembaruan kondisi arus lalu lintas, akses CCTV di sejumlah jalur utama, lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi terkait ketersediaan BBM dan layanan bengkel mobile.
“Di pos-pos pengamanan dan pelayanan, kepolisian juga menyediakan sejumlah fasilitas untuk membantu pemudik beristirahat. Bagi masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik, polisi turut membuka layanan penitipan kendaraan secara gratis di kantor kepolisian,”ungkapnya.
Tak hanya itu, setiap Polres di wilayah Polda Jabar juga menghadirkan pos tematik yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing, termasuk program mudik gratis. Inovasi lain yang diperkenalkan adalah tim Motor Senyum Polda Jabar.
”Tim ini disiagakan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan wisata. Selain itu, petugas juga memberikan bantuan tambahan kepada pengendara, seperti pembagian takjil saat berbuka puasa, penyaluran BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar, hingga membantu mendatangkan montir jika kendaraan mengalami kerusakan di perjalanan,”ujannya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. (zal)



