
radarkarawang.id – Cegah perundungan di sekolah, SMPNegeri 1 Klari gelar deklarasi Anti Perundungan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik.
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang kelas, pengurus OSIS, serta para guru, dan berlangsung di lingkungan sekolah dengan penuh keseriusan.
Pembina OSIS SMPN 1 Klari Hutomo Aryo Pangestu mengatakan, bahwa deklarasi ini merupakan langkah preventif untuk menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai dampak negatif perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis.
Menurutnya, pencegahan sejak dini sangat penting agar perundungan tidak berkembang menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah.
“Sejauh ini, di SMPN 1 Klari tidak ditemukan kasus perundungan yang bersifat serius. Yang sering terjadi hanya candaan antar siswa yang masih dalam batas wajar dan tidak dilakukan secara terus-menerus,” katanya, Kamis (18/12).
Meski belum ditemukan kasus perundungan berat, sambungnya, pihak sekolah tetap menerapkan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Apabila terdapat indikasi tindakan perundungan, baik disengaja maupun tidak, pihak sekolah akan segera memanggil siswa yang terlibat untuk diberikan arahan, pembinaan, serta dilakukan musyawarah guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
Hutomo menegaskan, bahwa sekolah memiliki komitmen kuat untuk melindungi siswa yang menjadi korban perundungan. Korban akan mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari pihak sekolah, sementara pelaku akan dibina agar memahami kesalahan dan tidak mengulangi perbuatannya.
“Selain deklarasi, SMPN 1 Klari juga secara rutin memberikan edukasi kepada siswa melalui kegiatan pembinaan karakter penguatan peran OSIS, serta kerja sama antara guru dan wali kelas,”ungkapnya.
Menurutnya juga, upaya ini dilakukan agar seluruh warga sekolah memiliki kepedulian dan keberanian untuk mencegah serta melaporkan tindakan perundungan.
Melalui kegiatan deklarasi anti perundungan ini, pihak sekolah berharap tercipta budaya saling menghormati, empati, dan kebersamaan di lingkungan SMPN 1 Klari, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan menyenangkan bagi seluruh siswa. (zal)



