Uncategorized

Cengkong Akan Punya Pasar

PURWASARI, RAKA – Pasar menjadi pusat perputaran ekonomi warga pedesaan, tidak lama lagi Desa Cengkong akan punya Pasar Bersih. Pasalnya lahan yang disiapkan untuk pembangunan dan pengembang pasar tersebut sudah siap.
Djoko N. Prasetyo, Direktur Utama PT. Pasar Cengkong Jaya mengatakan, ide pembangunan pasar bersih muncul ketika melihat pasar Kosambi, sedangkan di Kecamatan Purwasari belum memiliki pasar satupun. “Jadi mereka berjualan di pinggir-pinggir jalan, tidak ada tempat menampung. Saya mencontoh beberapa tempat yang ada pasar tradisional tapi bersih dan dikelola secara profesional, dibangun secara baik, apa salahnya diterapkan disini,” tutur Jaya saat mengadakan syukuran dan santunan anak yatim di lahan pembangunan pasar di Kampung Kaliwedi, Desa Cengkong, Jumat (12/10).

Pria yang akrab disapa Tyo itu mengatakan, akan selektif saat menjual lapak dan kios kepada para pedagang. Mereka disyaratkan harus berjualan dalam waktu 3 bulan setelah pembelian. Jika tidak, maka akan dikenankan sanksi. “Karena kalau tidak jualan akan membuat pasar pasif. Jadi tidak semata kita mencari profit, tetapi kita ingin meningkatkan ekonomi di sini,” ungkapnya.

Tyo mengakui, pasar memiliki prospek yang tinggi, terutama pasar bersih yang bersifat tradisional semi modern. Untuk penjualan lapak dan kios tidak akan menjalin kerjasama dengan bank, sebab dirasa akan menyulitkan para pedagang dengan syarat yang berbelit-belit. Sedangkan pada umumnya pedagang tidak memiliki dokumen-dokumen yang diminta bank. “Kalau di bank kan diminta NPWP misalnya, jadi kita melakukan secara swadaya, secara syariah, pedagang hanya membawa KK dan KTP sudah mendapatkan lapak atau kios,” unkapnya.

Pasar Bersih Cengkog ini nantinya akan menjadi pasar swasta yang dikelola oleh PT Pasar Cengkong Jaya, Bahkan setelah semua kios dan lapak terisi. “Supaya keberlanjutannya tetap di kelola dengan baik dan bersih. Kecuali kalau nanti kita lihat ada kerjasama dengan koperasi atau apa, kalau ada arah kesana mungkin juga bisa,” terangnya.

Direktur Teknis, Aditya Rahardhian menjelaskna, pasar akan dibangung di atas lahan seluas 9210 meter persegi. Adapun lapak yang akan disediakan sekitar 240 unit dan kios sekitar 260 unit. Pasar tersebut nantinya memiliki fasilitas penunjang di antaranya foocourt, ATM center, musala, dan lahan parkir. “Kita konsepnya pasar bersih, jadi memang kta membuat drainase yang lebih bagus, terus tidak bau, antara lapak yang kerig dan lapak yang basah kita pisahkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan secara bertahap, sebab masih ada lahan yang ditanami padi. Proyek pembangunan pasar sendiri dimulai sejak OKtober ini dengan target rampung dalam 2 tahun ke depan. “Pembukaan pasar dalam dua tahun itu juga, setelah siap infrastrukturnya, sesudah bisa masuk semua pedaganngnya, nanti kita akan bikin peresmian,” ungkapnya seraya menyampaikan kios dapat dibeli oleh siapapun dengan harga standar dengan sistem syariah tanpa perantara bank.

Sementara itu Kepala Desa Cengkong, Santo menyatakan, Secara pribadi sangat senang dengan rencana pembangunan pasar bersih di desanya. Ia mendukung pembangunan pasar tersebut sepanjang warga menyetujui dan menerima manfaat. “Saya setuju apabila semua perizinannya ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku, saya setuju apabila pasar ini berkomitmen menjaga ketertiban, kesehatan dan sesuatu yang positif untuk warga,” ungkap Santo.

Warga Dusun Kaliwedi, Agus Leo (55) mengatakan, sangat bersyukur dan berterimakasih sebab akan ada pekerjaan bagi pemuda di kampungnya. “Harapannya masyarakat ini senang,” katanya.

Warga lainnya yang tinggal persis di depan lahan pembangunan pasar, Awang (60) mengatakan, sebagai warga lingkungan yang terdekat dengan pasar, memohon pengertian dari pihak pengembang, sebab warga akan menerima dampak bau dan berisik dari pasar. Meski demikian ia beharap pasar tersebut akan membawa manfaat bagi warga setempat. “Harapannya jadi biar ramai aja biar maju ini pasar. jJadi ke pasar gak usah jauh-jauh. Yang pnting lingkungannya harus diperhatikan,” katanya. (mg)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button