
Radarkarawang.id- Terselenggara dengan sukses, tuan rumah Kecamatan Cibuaya juara umum Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-42 tingkat Kabupaten Karawang.
Penutupan MTQH pada, Minggu (14/12) malam. MTQH mempertandingkan sembilan cabang lomba dengan 27 golongan. Total 656 peserta dari 30 kecamatan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karawang H. Irlan Suarlan mengatakan, MTQH ke-42 berlangsung pada 12-14 Desember 2025 di Kecamatan Cibuaya.
“Sebanyak 250 orang dewan hakim, panitia, dan official terlibat dalam pelaksanaan kegiatan,” katanya, Senin (15/12).
Baca Juga: Pemekaran Desa Mendesak
Tujuan utama MTQH, lanjutnya, meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, meneladani Nabi Muhammad SAW, menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.
“Selain itu, MTQH juga mampu mempererat silaturahmi antara ulama dan umara di Kabupaten Karawang,” paparnya.
Bupati Karawang Aep Syepuloh menuturkan Kecamatan Cibuaya sebagai tuan rumah dapat meraih prestasi terbaik, keluar sebagai juara umum kali ini.
Ia menegaskan, MTQH bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah pembinaan bakat-bakat asli Karawang agar mampu berdiri di atas kemampuan sendiri.
MTQH ke-42 bisa menjadi sarana peningkatan ilmu keislaman, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta upaya membumikan Alquran dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Karawang.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga menetapkan Kecamatan Pakisjaya sebagai tuan rumah MTQH tingkat Kabupaten Karawang ke-43 mendatang.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Karawang H. Sopian mengapresiasi pelaksanaan MTQH meskipun persiapan relatif singkat namun acara berlangsung dengan sukses.
Tonton Juga: Rumah Wawan Tak Layak Huni
Ia menekankan, MTQH bukan semata ajang perlombaan, tetapi sarana memperkuat kecintaan terhadap Alquran dan Hadits serta membangun generasi berakhlak mulia.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya MTQH tingkat kecamatan yang menjadi dasar seleksi peserta ke tingkat kabupaten, sebagai bentuk pembinaan.
“Baru tahun ini MTQH tingkat kecamatan kembali terselenggara sesuai kebijakan bupati. Alhamdulillah semuanya berjalan sukses, dan peserta MTQH ke-42 ini merupakan hasil seleksi dari tingkat kecamatan,” tuturnya.
Selain itu, Ketua LPTQ Provinsi Jawa Barat H. Dede Suherman menegaskan, bahwa Karawang sebagai kabupaten santri telah banyak melahirkan qori, hafidz, mufassir, dan khattat berprestasi.
“Saya berharap MTQH ke-42 menjadi momentum untuk semakin membumikan Alquran di tengah masyarakat,” tutupnya. (zal)



