7.748 Benda Antik Segera Dikembalikan

CILAMAYA WETAN,RAKA– Banyaknya peninggalan sejarah yang terdapat di dasar laut, membuat kebutuhan akan museum sangat diperlukan. Apalagi, Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) ini sudah banyak dipamerkan ke luar negeri.

Setia Saptana, Kasie Pengelolaan dan Kelembagaan Nelayan Dinas Perikanan dan Kelautan Karawang, mengatakan, koin-koin hasil pengangkatan BMKT oleh VOC tahun 2009 itu tersimpan di Bank Indonesia, bahkan ada yang dihargai milyaran perkoinnya. Begitupun di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) lantai 2, di sana ada benda-benda hasil pengangkatan benda didasar laut Cilamaya. Kedepan, ada sekitar 7.748 benda BMKT akan di serahkan ke Karawang, makannya, nanti pemda diarahkan membuat galeri untuk menyimpan ribuan benda kuno peninggalan bersejarah ini di Tangkolak. “Ada 7.748 benda hasil BMKT yang akan diserahkan pihak KKP ke Karawang, ” paparnya, Rabu (26/9).

Sementara itu, Polisi Khusus (Polsus) Dinas Perikanan dan Kelautan Wawan Setiawan, mengatakan, KKP sering koordinasi pada pihaknya, karena koin-koin, dan benda peninggalan VOC yang ditemukan di Cilamaya, sudah di pamerkan sampai ke Singapura. Saat ditelusuri, ternyata ada jaringan ilegal fishing dan pencurian benda berharga itu, dari oknum penyelam yang ada di Tangkolak sendiri selama bertahun-tahun, karena harus diakui Warga Tangkolak ini sangat mumpuni dalam Diving, jaringannya itu sampai ke oknum-oknum kolektor di Kepulauan Riau (Kepri), karena banyak diantara benda asal laut Cilamaya ini di pamerkan. Soal hasil saat ini, kaitan pengangkatan BMKT, pihaknya serahkan kepada tim panitia nasional, apakah akan mengangkat atau sebatas memindahkan slotnya saja seperti Meriam dari Karangbui ke Karangsendulang, itu nanti diatur. “KKP sempat koordinasi, bahwa ada benda yang ditemukan di laut Jawa itu ada di museum Singapura, saat ditelusuri ternyata memang dari Tangkolak,” pungkasnya. (rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here