Banjir Cilamaya Mulai Surut

TIDURAN : Warga Desa Muara tengah tiduran di amben depan rumahnya sambil menunggu air surut.

CILAMAYA WETAN, RAKA – Banjir yang sempat mengepung beberapa kecamatan di Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu, kini berangsur surut. Tak terkecuali di dua desa di Kecamatan Cilamaya Wetan yang dinilai paling parah, yaitu Desa Muara dan Desa Muarabaru.

Dikatakan Kepala Desa Muara Baru Ato Sukanto, banjir yang melanda desanya memang tak separah di Desa Muara yang sempat memutus akses warga. Hanya saja, selain rumah, ribuan lahan pertanian dan tambak ikut menjadi korban.

Kendatipun demikian, saat ini genangan air mulai surut dan berkurang. Namun ia menilai, banjir kali ini dinilai lebih parah dari sebelumnya. Terhitung, terdapat 319 rumah yang tergenang air hingga masuk ke dalam rumah. “Sudah mulai surut sih, alhamdulillah. Asal jangan diguyur hujan lebat lagi aja,” terangnya.

Selain itu, bantuan pun mulai berdatangan. Terkahir, Senin sore (22/2) kemarin BPBD kecamatan telah mendistribusikan ratusan nasi bungkus untuk korban banjir di Desa Muara Baru.
Ia berharap, bantuan akan terus digelontorkan untuk masyarakat yang menkadi korban.

Sementara menurut Kades Muara Iyos Rosita, akses warga Dusun Tanjungjaya sempat tersendat akibat genangan air yang membanjiri wilayah mereka. Namun saat ini muali berangsur surut dan mulai di lalui warga.

Khususnya, jalur di Dusun Krajan yang berada di depan Kantor Desa Muara. Bahkan, Senin (22/2) sore kemarin pun sudah bisa dilalui pemotor.
Asal tidak kembali diguyur hujan, dalam jangka waktu yang singkat pun bisa normal kembali. “Pokoknya asal jangan hujan aja. Kalau hujan turun, apalagi hujannya gede, kemungkinan banjir lagi,” ucapnya.

Kalaupun hujannya kembali turun, nampaknya penggunaan perahu karet pun akan diperpanjang. Ia dan warganya hanya bisa berharap, hujan tak lagi datang dan bisa kembali fokus ke proses pembenahan tanggul. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka