Disinfektan Gencar Disemprotkan

Dedi S

LEMAHABANG, RAKA –Penyebaran virus corona yang mulai merangsek masuk ke kampung-kampung, membuat warga cemas. Namun kecamasan mereka dinilai terarah, karena dibarengi dengan tindakan dan penanganannya melalui penyemprotan.

Di samping itu, masyarakat juga ikut serta dalam melakukan penyemprotan mandiri disinfektan berbahan anti bakteri. Meskipun tangki yang mereka gunakan untuk menyemprot areal pesawahan, namum tidak menjadi soal.

Tapi perlu dibersihakn sampai bisa dipasikan tidak ada sisa pestisida. “Ini harus menjadi contoh bagi semua pihak, bahwa penyemprotan itu penting agar bisa terhindarĀ  dari penyebaran virus. Tapi hati-hati, kalau mau pakai tanki, bersihkan dulu yang bener. Pastikan tanki aman dari pestisida,” ujanya Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lemahabang, Dedi S.

Menurutnya, terdapat banyak tanki dari pemerintah, khusus disediakan untuk penyemprotan. Namun, masyarakat yang ingin melakukan penyemprotan harus benar-benat memastikan jika tangki amam dari racun atau zat pestisida, “Yang nyemprot mandiri harus dipastikan aman, baik dari pestisida kimia bekas sawah, maupun zat racun lainnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Dedi menyebutkan, disinfektan juga sebenarnya sudah tersedia di UPTD pertanian bekas anggaran 2019, sekitar 5 botol. Tapi, itu rata-rata diperuntukan bagi kandang ternak. Namun seiring dengan wabah Covid-19 ini, persediaan disinfektan habis.

Ia berharap, saat masyarakat meracik disinfektan, pastikan aman penggunaannya dan lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD). “Kita juga punya disinfektan, karena biasa digunakan untuk penyemprotan ternak, yang tersedia juga habis dan sekarang banyak masyarakat menggunakan jenis anti bakteri sejenis Wipol,” pungkasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *