Emak-emak Mulai Senam Lagi

KOMPAK : Emak-emak Desa Tegalwaru terlihat kompak saat foto bersama usai senam pagi.

CILAMAYA WETAN, RAKA – Pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberhentikan, emak-emak di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan mulai beraktivitas seperti biasa. Bahkan, mereka sudah memulai rutinitas senam yang biasa digelar tiap pekan.

Dikatakan Kepala Desa Tegalwaru Aruji Atmaja, selama penerapan PSBB di Karawang, hampir semua aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan kerumunan dihentikan. Setelah dirasa aman yang dibarengi dengan kelonggaran PSBB dan menyambut new normal, mulai Minggu (28/6) kemarin, emak-emak di desanya sudah memulai aktivitas seperti biasa, termasuk senam yang biasa dilaksanakan sebelumnya.

Adapun protokol kesehatan, kata Aruji, terlihat dalam kegiatan senam ini memang tanpa dilengkapi masker. Hanya saja, ia tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memberi jarak antar pesenam. “Gak pake masker kalau lagi senam, tapi protokol kesehatan tetap dijalankan,” katanya.

Terlebih, senam ini merupakan salahsatu upaya masyarakat dalam menjaga kebugaran tubuh. Ditambah seluruh peserta senam merupakan masyarakat Desa Tegalwaru yang dinyatakan sehat, serta tanpa indikasi apapun sebelumnya.

Dengan rutinitasnya ini, ia berharap emak-emak yang rutin melaksanakan senam bisa tetap terjaga kesehatannya. Termasuk ibu-ibu PKK, ibu-ibu rempong dan ibu-ibu wara-wiri yang terlibat dalam kegiatan ini. “Sehat terus Tegalwaru,” tutupnya.

Sementara menurut ketua PKK Desa Tegalwaru Euis Herawati,┬ámeskipun di tengah wabah Covid-19, sebenarnya itu harus tetap dilaksanakan. Karena menjaga kesehatan itu tidak ada batas usia dan tempat. Selama masih bisa dilakukan, lakukan sesuai dengan keadaan. “Ibu berharap, senam ini terus berlanjut ya walaupun Covid-19 masih belum hilang. Tapi senam masih berjalan sesuai protokol kesehatan,” ucapnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *