Geger Kebakaran di Purwajaya

HANGUS : Api menghanguskan mes kandang ayam di Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran.

TEMPURAN, RAKA – Warga Dusun Sudah Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran dikagetkan dengan adanya kepulan asap yang membumbung tinggi. Benar saja, setelah ditelusuri, mess peternak ayam di lokasi tersebut mengalami kebakaran.

Menurut salahsatu warga Wahyudin (31) warga Desa Pagadungan yang berada di lokasi kejadian ikut membantu membasuh kandang ayam, agar api yang membakar mes peternak tidak merembet ke kandang ayam. “Saya gak ikut memadamkan api, cuma banjurin kandang ayamnya supaya api gak merembet,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan mess peternak memang agak jauh dari kandang ayam, namun dikhawatirkan adanya sapuan angin membuat kobaran api merembet ke kandang. “Emang agak jauh sih, mess sama kandangnya juga. Makanya yang kebakar cuma messnya aja. Itu juga untung gak ada angin besar, jadi apinya gak kemana-mana. Cuma membakar messnya saja,” terangnya.

Sementara menurut Kasie Trantib Kecamatan Tempuran Mashuri, akibat kejadian kebakaran tersebut, semua perabotan, hingga mesin pencuci kandang ayam ikut terbakar dan menimbulkan kerugian yang di taksir mencapai Rp40 jutaan.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja mess pinggiran sawah yang diduga terbakar akibat korsleting listrik itu menghanguskan beberapa barang yang ada di dalamnya. “Kebakaran itu diduga sementara akibat korslet listrik,” katnya.

Sementara menurut Kanit Intelkam Polsek Tempuran Bripka Ano, kebakaran diduga akibat korsleting listrik hingga menyebabkan adanya kobaran api di mess peternak ayam. Api tidak merambat ke kandang ayam, tetapi kondisi mess peternak hangus. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta, karena di lokasi yang ikut terbakar itu terdapat sejumlah benda elektronik seperti televisi, kulkas dan mesin cuci kandang. Api berhasil padam oleh warga sekitar dengan air seadanya,” pungkasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *