Kebutuhan TPU Baru Mendesak

Didin Alayudin

LEMAHABANG, RAKA – Masyarakat di Desa Lemahabang, saat ini membutuhkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Soalnya, TPU yang ada saat ini sudah penuh.

Proses pengadaan lahan makan d Dusun Sindangkarya Desa Lemahabang terus bergulir. Meskipun tak semulus yang di harapkan, namum demi kebutuhan masyarakat, Kades Lemahabang Didin Alayudin terus berupaya agar lahan untuk tempat pemakaman umum bisa rampung. “Perjalanannya memang tidak semulus yang kita harapkan. Tapi kita akan terus menggenjot penagihannya melalui petugas yang sudah ditetapkan,” ujarnya, kepada Radar Karawang.

Pengadaan lahan TPU yang sudah disahkan melalui Peraturan Desa (Perdes) tersebut, lanjut kades, tidak semudah yang ia bayangkan. Bahkan masih banyak masyarakat yang mempertanyakan kebenarannya. Padahal, pengadaan lahan TPU itu sudah ia sahkan bersama BPD dan unsur pemerintahan desa lainnya. “Bahkan, di tiap dusun kita adakan musdus. Agar hal ini tidak simpang siur,” ucapnya.

Ia menyebutkan, pengadaan lahan TPU dengan memungut kepada masyarakat ini sesuai dengan Perdes yang ia buat disertai izin muspika. Terlebih, lahan TPU yang ada sudah penuh. “Pernah satu kejadian, saat menggali kubur, ada kerangka yang keangkat. Artinya makam ini memang penuh dan perlu adanya lahan baru,” terangnya.

Sementara menurut salah satu anggota P3N Lemahabang Tata Khoerudin, ia bersama pihak desa terus berupaya meyakinkan masyarakat agat pengadaan TPU ini bisa berjalan dengan lancar, karena hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga berharap masyarakat bisa memahami keadaan ini meskipun ada pungutan dari desa. Karena sebenarnya, yang akan memanfaatkan lahan makam ini pun masyarakat iti sendiri. “Ini kan buat masyarakat juga,” pungkasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *