Modal Melaut dari Bank Emok

BERSIHKAN PERAHU: Nelayan bersihkan perahu sebelum melaut.

CILAMAYA KULON, RAKA- Pemerintah Kabupaten Karawang sempat gembar-gemborkan akan memberantas bank emok karena dinilai meresahkan. Namun berbeda yang dialami oleh masyarakat, justru masyarakat merasakan manfaat dengan adanya bank emok.

Salah satu nelayan Pasirputih, Desa Sukajaya Soleh mengatakan, tanpa bank emok masyarakat pesisir, khususnya nelayan pasti di buat repot ketika di suguhkan dengan kebutuhan yang mendesak.

Sementara, kebutuhan manusia tidak bisa ditarget akan mengeluarkan berapa besar dalam sebulan, setahun bahkan perharinya. Di sisi lain, adanya bank emok bisa diminta cair secepat mungkin dengan syarat yang tidak merepotkan. “Yang kita rasakan cukup membantu, karena bisa pinjam dengan syarat yang cukup mudah,” ujar Soleh.

Adapun dengan kebijakan pemerintah yang kabarnya akan memberantas bank emok, ia ajukan satu syarat saja bagi pemerintah. Karena menurutnya, tidak bisa menghapuskan sesuatu tanpa ada solusi lain. “Kalau mau menghapus bang emok, bisa gak pemerintah menyediakan bank atau koperasi, dengan cara dan proses yang enggak ribet seperti bank emok,” tegasnya.

Sementara menurut Pokmaswas Ciparage Taryudi, tak sedikit nelayan yang memanfaatkan jasa bank emok untuk kebutuhan melautnya. Seperti halnya dua nelayan yang perahunya tenggelam kemarin, selain untuk menyambung hidup, diantaranya menyebutkan memaksa melaut untuk kebutuhan mencicil tagihannya di bank emok.

Jauh sebelumnya, masyarakat Desa Lemahmukti Kecamatan Lemahabang Kartika menyebutkan, melakukan transaksi pinjaman dengan bank emok tidak terlalu ribet dan bisa di butuhkan secara cepat. Adapun keresahan yang dialami warga, memang sistemnya yang menggunakan tanggung renteng. Wajar jika ada perseteruan, karena salah satu anggota tidak memenuhi kewajiban membayarnya. “Kalau bank konvensional ribet urusannya, gak bisa di ‘boro butuh,” tegasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka