Petani Cilamaya Wetan Rugi

KEBANJIRAN : Areal sawah Cilamaya Wetan kebanjiran. Petani kebingungan bagaimana cara klaim asuransi pertanian.

Klaim Asuransi Pertanian tak Bisa Dikejar

CILAMAYA WETAN, RAKA – Petani Kecamatan Cilamaya Wetan kebingungan untuk mengklaim asuransi ratusan hektare sawah mereka yang menjadi korban banjir. Padahal, petani sangat berharap klaim asuransi tersebut.

Dikatakan salahsatu petani Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan Tarman, akibat banjir kemarin, ratusan hektare sawah di Kecamatan Cilamaya Wetan terendam banjir. Tak sedikit petani yang mengalami kerugian setelah sawahnya terendam.

Atas hal tersebut, para petani menginginkan klaim asuransi yang sebelumnya pernah dijanjikan. Namun petani merasa kebingungan karena tidak tahu sama sekali cara mengurusnya. “Kita gak tau cara mengklaim asuransinya, gaka ada sosialisasi tentang ini,” ujar ketua Gapoktan Desa Rawagempol Wetan ini.

Sementara menurut Kades Rawagempol Wetan H Udin Abdulghani, pesawahan di Desa Rawagempol Wetan hampir tidak ada yang bisa mengklaim asuransi mengenai sawah yang rusak. Diakuinya, klaim asuransi pertanian ini dinilai rumit. “Rumit ngurusnya, kita gak tau caranya seperti apa,” ujarnya.

Hanya saja, ia sedikit bernafas lega setelah Kadis Pertnaian berjanji akan mengganti bibit bagi sawah petani yang rusak akibat banjir. “Untungnya ada pergantian bibit dari dinas,” pungkasnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *