Rumah Haji Digeruduk

TUNJUKAN MIRAS : Satpol PP Cilamaya Wetan menunjukan minuman keras hasil penggerebekan warung yang diduga sering jadi tempat judi. Warga meminta agar warung tersebut dibersihkan.

Diduga jadi Sarang Judi

CILAMAYA WETAN, RAKA – Mendapat laporan melalui grup Whatsapp dari warga Dusun Tenggulun Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kasie Trantib yang didampingi jajaran Polsek Cilamaya geruduk warung yang diduga menjadi tempat perjudian.

Dalam percakapan grup WAnya, warga Dusun Tenggulun meminta agar semua masyarakat bisa kompak untuk menegur pemilik warung agar menghentikan kegiatannya. Atau bisa langsung melaporkan kepada pihak kepolisian sebelum masyarakat betindak dengan menggulung meja bilyard plus tendanya. “Itu yang di Tenggulun, warungnya haji, diindikasi buat arena judi, kadang orang dari luar daerah,” terang warga Tenggulun yang enggan di sebutkan namanya.

Sebenarnya, masyarakat sudah resah dan kurang respon dengan keberadaan warung itu, karena sering di jadikan tempat untuk membuka arena judi sintir/unyeng atau msyarakat setempat menyebutnya kuclak.

Menanggapi hal tersebut, Kasie Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan Totong Dadang beserta jajaran kepolisian Cilamaya bertindak cepat dengan mendatangi warung yang diduga sering dijadikan arena judi tersebut. 

Benar saja, saat disambangi ke warung di Dusun Tenggulun, Desa Cikalong, pihaknya temukan beberapa orang yang sedang main bilyard disertai dua botol minuman keras. “Kita belum bisa memastikan mereka melakukan praktik perjudian atau tidak, kita hanya menjawab keluhan masyarakat dengan cara mendatangi dan mengecek lokasi warung. Di lokasi, kita berhasil mendapatkan empat botol miras,” ujarnya.

Dengan tindakan tersebut, ia mengimbau kepada pemilik warung agar menghindari dan mencegah masyarakat untuk melakukan perjudian seperti yang disebutkan masyarakat. “Saya harap pemilik warung bisa selektif dalam menjajakan dagangannya,” tutupnya. (rok)

Recommended For You

About the Author: Mang Raka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *